Menu
Jumat, 24 November 2017 | 9:09:27 am

Kecewa, Warga Rompo Bima Blokir Jalan dengan Tanam Pohon Pisang

Kecewa, Warga Rompo Bima Blokir Jalan dengan Tanam Pohon Pisang

BIMA - Dua hari sudah sejumlah pemuda dan masyarakat Desa Rompo Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima melakukan aksi unjuk rasa, dengan melakukan blokir jalan serta menanam pohon pisang di jalan lintas Tente Karumbu pada Rabu 4 Oktober 2017.

Aksi tersebut dialkukan sebagai bentuk kekecewaan atas jalan dan parit di desa Rompo tak kunjung di perbaiki hingga 2017 ini sedangkan penggaliannya sejak 2015 lalu.

Perwakilan massa aksi dalam orasinya mengatakan, akibat galian parit sejak 2015 lalu yang di lakukan oleh salah satu kontraktor hingga hari ini tak kunjung di perbaiki, banyak rumah yang rusak akibat tanah longsor bahkan genangan air yang luar biasa sehingga menimbulkan banyak penyakit dan nyamuk.

"Ini sama saja, pemerintah ingin membunuh rakyat", teriaknya Ibnu, salah seorang massa aksi, menunjukkan ekspresi kekecewannya itu.

"Desa Rompo ini juga merupakan titik sentral pasar tradisional untuk Kecamatan Langgudu serta pelabuhan rakyat dan nelayan. Akibat jalan serta drainase ini yang rusak, terjadi kemacetan yang luar biasa di pagi hari dan banyak pegawai serta anak-anak sekolah terlambat kerja dan sekolah", jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, jika drainase jalan tersebut tidak mau diperbaiki, sebaiknya ditutup saja agar tidak mengakibatkan genangan, tanah longsor serta nyamuk demam berdarah. "Disini juga sering kejadian ibu-ibu yang jatuh dari motor saat datang kepasar", ungkapnya.


Menanggapi keluhan wrga, dalam pernyataannya Camat Langgudu Drs Muhammad Rum Msi berjanji untuk siap memperbaiki drainase jalan tersebut.

"Kami siap mendatangkan eksavator untuk memperbaiki parit dan siap untuk membuat surat perjanjian", ucapnya. Lalu, penandatangan surat perjanjian antara Camat, Aparat Kepolisian dan perwakilan massa aksi dilakukan.

Setelah aksi massa mendapat kepastian, akses jalan pun dibuka kembali. Selama aksi berjalan di kawal ketat oleh aparat keamanan dan pemerintah dan massa pun membubarkan diri dengan terbit.

(mn-12/r3)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik