Menu
Rabu, 13 Desember 2017 | 11:20:33 am

Hujan Abu Erupsi Gunung Agung, Warga Kembali Ngungsi

Hujan Abu Erupsi Gunung Agung, Warga Kembali Ngungsi

BALI - Gunung Agung telah terjadi erupsi freatik kedua yang teramati secara visual dari Desa Culik di sisi lereng timur pada Sabtu (25/11/2017) pukul 17:30 WITA.

Terpantau kepulan abu tebal dengan tekanan sedang, kolom abu setinggi 1.500 meter dari kawah yang condong ke arah barat daya. Erupsi freatik tersebut berlangsung menerus. Hingga pukul 23.00 WITA, asap dan abu vulkanik masih terpantau keluar dari kawah. Hasil analisis dari Satelit Himawari BMKG menunjukkan bahwa sebaran abu vulkanik mengarah ke baratdaya sesuai dengan arah angin.


Pascaerupsi, sekitar pukul 21.30 WITA, hujan abu tipis jatuh di beberapa desa di sekitar Gunung Agung, khususnya di sektor baratdaya, seperti Desa Besakih, dusun-dusun di bagian atas Desa Pempatan, dan Desa Temukus. Abu vulkanik terlihat jelas di kaca-kaca mobil atau menempel pada kendaraan.

Masyarakat dari dusun-dusun di Desa Besakih  dan Desa Pempatan Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem yang terdampak dari hujan abu tipis segera melakukan evakuasi mandiri menuju kea rah selatan dengan menggunakan sepeda motor, mobil pick up, dan kendaraan lain. Dua truk Basarnas membantu evakuasi warga di Dusun Puregay Desa Pempatan ke daerah yang lebih aman.

Masyarakat yang masih berada di dalam radius 6 km dan perluasan sectoral kea rah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan-Baratdaya sejauh 7,5 km dihimbau untuk segera mengungsi dengan tertib dan tenang. Daerah tersebut harus dikosongkan sesuai rekomendasi PVMBG karena berbahaya.

(mn-09/r3)

^ KEMBALI KE ATAS