Menu
Minggu, 21 Oktober 2018 | 7:52:40 pm

Mustafiddin Beberkan Bukti Selingkuh Kasek Baiq ZU dengan 4 PIL

Lalu Mustafiddin, suami Kasek Baiq ZU Lalu Mustafiddin, suami Kasek Baiq ZU

MATARAM - Salah seorang Kepala Sekolah (Kasek) SD Negeri ternama di Kota Mataram berinisal Baiq ZU diduga melakukan hubungan gelap oleh suaminya. Bukti SMS perselingkuhan dibeberkan ke publik oleh Lalu Mustafiddin yang tak lain suami Kasek Baiq ZU.

Sejak tahun 2003 sampai dengan tahun 2017, Lalu Mustafiddin menduga istrinya (Kasek Baiq ZU,red) berselingkuh. Dugaan perselingkuhan tersebut menurut suami Baiq ZU ini, disinyalir melibatkan empat Pria Idaman Lain (PIL) berinisial MW, F, K, dan S.

“Boleh kita bilang ini dia berselingkuh. Selingkuh pertama tahun 2003, datanya ada semua,” tutur Lalu Mustafiddin dihadapan awak media, di Mataram, Jumat (26/1/2018) kemarin.

Lalu Mustafiddin mengaku telah mengantongi sejumlah bukti yang mengindikasikan perselingkuhan istrinya dengan empat PIL tersebut. Bukti-bukti itu diketahuinya diantaranya dari komunikasi melalui ponsel atau handphone, baik berupa SMS (pesan singkat,red) maupun percakapan melali media sosial WhatsApp (WA) sekitar tahun 2003 sampai dengan tahun 2017.

Dibeberkannya bahwa untuk SMS yang pertama itu disinyalir dari MW yang berbunyi "Spermaku Jangan Kamu Buang, Sayangku". SMS tersebut di kirim dari nomer 08123988xxx ke nomor 08123709xxx.

Selain SMS tersebut, ada pula SMS dari nomor 08157911xxx pada tanggal 26 Juni 2003 yang berbunyi "Carilah istri yang saleha (suka lupa pake bh) agar menjadi sakinah (sekali kena ingin nambah) dan jadilah suami siaga (siap antam pakai gaya apa aja)".

“Selingkuh pertama terjadi pada bulan Oktober 2002 - Maret 2003, PIL berinisial MW, ada datanya,” ungkap Lalu Mustafiddin.

Kemudian sekitar tahun 2010, Lalu Mustafiddin mengaku pernah mendapatkan SMS dari istri F. Menurut Mustafiddin, inisial F kala itu masih menjabat sebagai Kabag di salah satu dinas di tingkat provinsi.

Dalam SMS yang di kirim dari nomor 081937923xxx ini mengatakan "Cek istrimu, hr ini dia janjian dngn suami ku di htl ayu ckr. kt jebak dia sm2. istrimu itu bkn org baik2".

“Terulang lagi 2010 yang kedua, ada juga datanya,” ungkapnya lagi.

Yang ketiga dugaan perselingkuhan Baiq ZU disinyalir melibatkan oknum Pengawas Dikpora. Dalam rentang bulan Januari sampai dengan Maret 2014, Mustafiddin memperoleh banyak SMS diantaranya dari nomor 082342313xxx, dengan kutipan yang berbunyi "Hati hati ! banyak orang yang memakai istrimu lalu. Di saat jam kantor maupun di luar jam kantor Hati hati dgn orang2 yang dekat dengan istrimu, kmungkinan besar dia adalah bagian dari selingkuhan istrimu, istrimu memang genit lalu, istrimu keliatannya tdk puas dirumah, makanya dia pandai menyembunyikan temannya walaupun dihadapanmu".

“Lalu selingkuh ketiga 2013, ada data juga di situ lengkap,” tambah Mustafiddin.

Kemudian dugaan selingkuh yang terakhir di sebut Mustafiddin dengan oknum dosen berinisial S. Sejak 2013 sampai dengan 2017, banyak komunikasi WA diantaranya disinyalir melakukan pertemuan di hotel. Dengan nomor 087864432xxx percakapan ini berbunyi diantaranya "kapan tiang tunggang sayang?".

“2014 sampai saya panggil yang laki itu seorang dosen, nangis di rumah minta maaf, 2017 dia lagi ngulang yang dosen itu,” sesal Mustafiddin.

Dengan adanya banyak bukti indikasi perselingkuhan, Mustafiddin mengaku sudah lelah. Harapan agar istri bisa berubah menurut Mustafiddin telah tiada. Oleh sebab itu, Ia berharap agar Baiq ZU di berhentikan sebagai kepala sekolah karena dianggap bisa mencoreng citra pendidikan.

“Dengan kondisi ini saya sudah lelah, lebih baik supaya dia merasa salah di berhentikan saja dari pegawai negeri, ndak cocok jadi kepala sekolah karena kelakuannya begini kan, asusila,” harap Lalu Mustafiddin.

Sementara itu Kasek Baiq ZU saat di konfirmasi pada Sabtu (27/1/2018) membantah jika dikatakan selingkuh. Menurutnya, orang selingkuh itu jika ada bukti konkrit di perkuat dengan saksi. Semua bukti yang di beberkan Mustafiddin, menurut Bq ZU adalah rekayasa karena kecewa di gugat cerai.

“Di dalam kamar tidak pakai baju berdua terus ada bukti melakukan sejenis itu baru di katakan perselingkuhan, kalau bukti yang di kantongi itu saya rasa tidak benar ada buktinya itu dan kebenaran dari adanya SMS maupun WA saya belum tahu sejauh mana kebenarannya, jadi saya menganggap ini hanya bentuk kekecewaan karena saya gugat cerai,” ujarnya.

(mn-09/r3)

^ KEMBALI KE ATAS

Kolom


www.MATARAMNEWS.co.id adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari
 Salam Redaksi

Selalu Terhubung :