Menu
Rabu, 19 September 2018 | 7:24:50 pm

Tambang Ilegal di Gunung Suge Sekotong, Telan Korban Jiwa

Evakuasi korban yang diduga akibat keracunan gas di lokasi tambang ilegal yang berada  di Gunung Suge, Dusun Slodong, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Selasa (19/6/2018). Evakuasi korban yang diduga akibat keracunan gas di lokasi tambang ilegal yang berada di Gunung Suge, Dusun Slodong, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Selasa (19/6/2018).

LOBAR - Tujuh orang diperkirakan menjadi korban tewas karena diduga keracunan gas di lokasi tambang ilegal yang berada di Gunung Suge, Dusun Slodong, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat (Lobar), NTB.

Korban yang tewas, pada Selasa (19/6/2018) sekitar pukul 11.00 wita, diantara 13 orang berhasil di evakuasi dari lokasi tambang atau lubang yang sudah lama tidak difungsikan.

Dari informasi yang diperoleh, para korban di evakuasi dari lokasi kejadian dan langsung di bawa ke Puskesmas Sekotong menggunakan mobil milik masyarakat setempat.

Disebutkan dari hasil pemeriksaan sementara , meninggalnya korban diduga akibat keracunan gas yang mengakibatkan korban kekurangan oksigen, sedangkan untuk luka-luka akibat kekerasan ditubuh korban tidak ditemukan.

Kabid Humas Polda NTB AKBP Komang Suartana, mengatakan bahwa dari kejadian tersebut diperkirakan ada 13 orang korban yang berhasil dievakuasi.

"Dari ketigabelas korban tersebut, 7 orang meninggal dunia dan 6 orang mendapat perawatan," terangnya saat dikonfirmasih melalui pesan digital, pada Selasa (19/6/2018) siang.

Menurut Suartana, korban meninggal diduga akibat sesak nafas yang diperkirakan karena menghirup asap ban bekas yang dibakar.

Sementara Kepala Desa Buwun Mas, Rohidi, menyebutkan jumlah korban bisa jadi akan bertambah, dan sudah melakukan koordinasi dengan Basarnas untuk membantu evakuasi korban yang masih tersisa.

"Untuk pemulangan jenazah korban yang sebagian besar adalah warga desa Buwun Mas, kami tunggu hasil pemeriksaan dari Puskesmas dulu. Setelah itu kami akan koordinasi dengan keluarga korban untuk proses pemakamannya," terang Rohidi.

(mn-07/09)

^ KEMBALI KE ATAS

Jurnal TGB

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
Prev Next

Kolom | Rilis Pers | Opini


MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs media pemberitaan online. Melayani informasi dan berita khususnya mengangkat isu lokal daerah Nusa Tenggara Barat dengan memberdayaan kecepatan serta kedalaman informasi yang dikelola oleh jurnalis-jurnalis lokal yang handal.  Media online ini diperbaharui selama 24 jam dalam sehari, dan secara kreatif dan apik mengkolaborasikan teks, foto, video dan suara. Tim Kreatif Redaksi selalu berupaya menerapkan standar jurnalisme berkualitas dalam setiap liputan Redaksi

Selalu Terhubung :