Menu
Selasa, 11 Desember 2018 | 4:37:57 pm

Rais Syuriah NU Loteng : Wafatnya TGH Taqiuddin, Warga NTB Merasa Kehilangan Tokoh Berjasa Bagi NU

Mustasyar PBNU TGH LM Turmudzi Badaruddin, Sekjend PBNU HA Helmy Faishal Zaini, serta Gubernur NTB Dr H Zulkiflimansyah, terlihat hadir dalam pemakamanalmarhum  TGH Achmad Taqiuddin Mansur, di komplek pemakaman keluarganya, di samping Masjid Pesantrens Al-Mansuriah Bonder, Lombok Tengah, Rabu (10/10/2018). Mustasyar PBNU TGH LM Turmudzi Badaruddin, Sekjend PBNU HA Helmy Faishal Zaini, serta Gubernur NTB Dr H Zulkiflimansyah, terlihat hadir dalam pemakamanalmarhum TGH Achmad Taqiuddin Mansur, di komplek pemakaman keluarganya, di samping Masjid Pesantrens Al-Mansuriah Bonder, Lombok Tengah, Rabu (10/10/2018).

LOTENG - Warga NTB berduka dan kehilangan atas wafatnya Ketua PWNU NTB TGH Achmad Taqiuddin Mansur, yang juga pengasuh ponpes NU Al Mansuriah Sangkong Desa Bonder Kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah,.

"Warga NTB merasa kehilangan tokoh yang sangat besar jasanya bagi Nahdatul Ulama dan bagi warga setempat, yaitu guru kami, senior kami dan juga sahabat kami almarhum Tuan Guru Haji (TGH) Taqiuddin Mansur," ucap Rais Syuriah PC NU Loteng, TGH Ma'arif Makmun Diranse, saat bertakziyah dan mengantarkan pemakaman almarhum yang di komplek pemakaman keluarganya di samping Masjid Pesantrens Al-Mansuriah Bonder, Lombok Tengah, Rabu (10/10/2018).

Menurut Pengasuh Pesantren Manhalul Ma'arif Desa Darek itu, bahwa tidak pernah dirinya membahas apapun kecuali tentang organisasi. "Sebelum meninggal saya ditelpon tapi tidak sempat diangkat dan karena itu saya masih penasaran apa yang mau disampaikan sama saya," ujarnya dengan nada penasaran.

Dikatakan, rahasia Allah suatu saat akan terbongkar meski kadang bertentangan dengan keinginan. Sebagai hamba Allah kita terima keputusan Allah sepahit apapun, karena itu hakikat kesabaran.

Lebih lanjut dikatakan bahwa dirinya bersyukur karena masih bisa saling talqin dan melayani serta saling takziah. Di samping itu, ia juga menjelaskan kebaikan almarhum sangat banyak dan kebaikannya bisa diteruskan oleh anak anaknya, santri-santrinya dan keluarganya.

"Sebagai manusia tentu ada kekurangan tapi itu tidak boleh diungkapkan kembali, karena bila diungkapkan sekalipun anaknya yang mengungkapkan, maka akan menjadi anak yang durhaka. Begitu juga dengan para santri bila mengungkapkan keburukan juga akan menjadi santri yang tidak berkah ilmunya," pintanya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur NTB Dr H Zulkifliemansyah juga mengucapkan turut berduka atas nama seluruh masyarakat NTB.

"Atas nama masyarakat NTB tentu kita semua merasa kehilangan tokoh serta guru kita dan juga pejuang kita, almarhum TGH Ahmad Taqiudin Mansyur kita mengetahui perjuangannya untuk NTB bahkan secara nasional, beliau dalam kiprah perjuangannya ini bukan sekedar di tingkat nasional saja bahkan dunia, banyak tokoh-tokoh negara dari luar negeri yang hadir dan berkunjung ke NTB," ucap Doktor Zul sapaan akrab Gubernur NTB itu.

Dalam pemakaman sore tersebut, hadir Mustasyar PBNU TGH LM Turmudzi Badaruddin, sekaligus memimpin doa, Sekjend PBNU HA Helmy Faishal Zaini sambutan atas nama keluarga, Gubernur NTB Dr H Zulkiflimansyah sambutan atas nama pemerintah.

Selain itu, hadir pula Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah, Kapolda NTB Irjen Pol Achmat Juri, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramadhani, Walikota Mataram TGH Ahyar Abduh, Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir, Wakil Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri yang juga ketua PCNU Lombok Tengah dan para tuan guru, seluruh guru, santri dan keluarga besar Nahdatul Ulama NTB, pejabat TNI-POLRI dan keluarga besar pimpinan lembaga NU se NTB, serta ribuan jamaah dan masyarakat.

(mn-05)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :