Menu
Rabu, 21 November 2018 | 4:46:00 pm

Presiden Jokowi Serahkan Buku Tabungan Dana Stimulan Korban Gempa KSB

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah saat mendampingi Presiden Jokowi menyerahkan buku tabungan dana stimulan untuk pembangunan atau perbaikan rumah warga korban gempa KSB, yang berlangsung di Lapangan Graha Fitrah, Kamis siang (18/10/2018). Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah saat mendampingi Presiden Jokowi menyerahkan buku tabungan dana stimulan untuk pembangunan atau perbaikan rumah warga korban gempa KSB, yang berlangsung di Lapangan Graha Fitrah, Kamis siang (18/10/2018).

SUMBAWA, MN -- Buku tabungan dana stimulan pembangunan atau perbaikan rumah korban gempa di Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa, diserahkan langsung Presiden Jokowi.

Penyerahan secara simbolis kepada dua warga KSB, dua warga Kabupaten Sumbawa dan dua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Plus yang ada di KSB, dilakukan Presiden Jokowi di Lapangan Graha Fitrah, Kamis siang (18/10/2018).

Presiden juga menyaksikan proses pencairan dana stimulan ke rekening masyarakat. Proses pemindah bukuan dana stimulan dari rekening korban gempa ke buku rekening Pokmas Plus. Termasuk proses penarikan tunai pembelian bahan bangunan.

Dalam arahannya, Presiden Jokowi mempersilahkan warga KSB korban gempa hasil verifikasi tahap pertama sebanyak 2.081 KK untuk mencairkan dananya bersama Pokmas. Adanya Pokmas adalah sebagai pengontrol. Sebab, ada pengalaman dari gempa Yogyakarta, di Padang, di Aceh. Uang untuk membangun rumah malah dipakai untuk yang lain. Yang sudah menerima dana stimulan silahkan membangun rumah. Sementara yang belum agar bersabar.

Diakui Presiden, bahwa sebelumnya pencairan dana stimulan ada kesulitan. Ini disebabkan ruwetnya form yang harus dipenuhi yakni sebanyak 17 form. Akan tetapi rapat pada Senin lalu bersama para kepala daerah dan kementerian terkait telah memangkas dari 17 form prosedur pencairan menjadi satu form. Sehingga masyarakat dan Pokmas atau Pokmas Plus di KSB bisa cepat mencairkan dananya.

"Sehingga saya ikuti proses pencairan di mobil teras BRI tadi, kita berharap di daerah lain juga bisa segera dicairkan agar warga cepat membangun rumah,” kata Presiden.

Presiden juga mengimbau, masyarakat harus sadar bahwa Indonesia termasuk di NTB ini merupakan daerah cincin api. Bencana gempa bisa saja sewaktu-waktu terjadi termasuk bencana lainnya. Karenanya, warga harus membangun rumah dengan konstruksi tahan gempa, baik pilihan konstruksi Risha (rumah instan sederhana) atau sistem kayu).

Usai penyerahan buku tabungan dana stimulan, Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Menteri PUPR, Kepala BNPB, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Panglima TNI, Kapolri, Gubernur NTB, Bupati dan Wakil Bupati meninjau pembangunan rumah instan sederhana sehat di Dusun Jembatan Kembar, Desa Senayang, Kecamatan Poto Tano.

Usai melakukan peninjauan, Presiden dan rombongan menggunakan helikopter kepresidenan bertolak untuk melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur.

(hs-ntb/mn-07)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :