Menu
Rabu, 15 Agustus 2018 | 10:15:09 pm

Potensi Aero Sport NTB Berkelas Dunia

Wagub NTb H Moh Amin, membuka Kejuaraan Paralayang International Mantar Paragliding XC Open, di Desa Mantar, Kecamatan Poto, KSB. Wagub NTb H Moh Amin, membuka Kejuaraan Paralayang International Mantar Paragliding XC Open, di Desa Mantar, Kecamatan Poto, KSB.

LOMBOK - Variasi Lanskap yang dimiliki NTB, yang dikelilingi berbagai pemandangan indah, sangat cocok untuk aero sport berkelas dunia. Dengan karunia keindahan tersebut, NTB berpeluang menjadi surganya para penggemar paraglider dunia.

Wakil Gubernur NTB H Muh Amin menyampaikan hal itu pada acara pembukaan Kejuaraan Paralayang International Mantar Paragliding XC Open, selasa 18 Juli 2017, kemarin, di Desa Mantar, Kecamatan Poto Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Kejuaraan paralayang ini akan diikuti oleh 14 negara. Kegiatan ini juga akan diikuti oleh sekitar 50 pilot paralayang dari berbagai klub di Indonesia untuk kategori fun dan pemula. Sebagai kegiatan tahunan Pemerintah Provinsi NTB, kejuaraan paralayang kali ini merupakan sport tourism yang ketiga kalinya dilaksanakan.

Lebih lanjut Wagub menegaskan bahwa untuk mengenalkan keindahan dan keramah tamahan pariwisata NTB ke seluruh dunia, mesti dilakukan melalui berbagai event, termasuk dunia olah raga paralayang. Event ini sekaligus juga untuk memajukan dunia paragliding Indonesia, ujarnya.

Ia berharap dari kejuaraan ini akan terbangun semangat berkompetisi, sekaligus juga ikatan persaudaraan yang semakin erat antar sesama penggemar paragliding. “Jadikan pengalaman mengikuti turnamen sebagai sebuah alasan untuk memacu diri, terus berprestasi, sekaligus membangun jiwa sportivitas dalam berkompetisi,” pesan Amin.

Sementara itu, Nixon Ray, Wakil Presiden Asian Continental Paragliding Association (ACPA), yang juga perwakilan dari FASI Pusat mengatakan, kegiatan ini selain akan mengangkat nama Mantar ke dunia internasional , juga meningkatkan kualitas para pilot Paralayang Indonesia, termasuk menambah jam terbangnya.

"Spot di Mantar ini sangat bagus sekali, world class. Di Indonesia baru ada dua lokasi seperti ini, Mantar, dan satunya lagi di Palu, Provinsi Sulawesi Tengah," ujarnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Esthy Reko Astuti yang juga hadir pada kesempatan ini berharap, kerja sama dengan PT NNT ini terus berjalan dengan baik demi pengembangan sport tourism di Indonesia.

"Kami berharap di dalam Mantar Paragliding XC Open ini kita bisa bersama-sama melakukan promosi. Kami juga memiliki media yang bisa dimanfaatkan untuk mengekspos program sport tourism," ujar Esthy.

Ia menyampaikan pesan menteri Pariwisata Arief Yahya bahwa kejuaraan di Desa Mantar KSB ini merupakan kesempatan emas buat promosi destinasi KSB dan NTB secara keseluruhan. " Dari Even berkelas dunia ini, Mantar bisa ter-ekspose, juga tamu yang dapat menikmati destinasi wisata lainnya," ungkapnya, seraya mengingatkan pentingnya upaya untuk terus meningkatkan aksesibilitas Wilayah KSB dan pulau Sumbawa umumnya.

Danlanud Rembiga Kolonel Pnb Dodi Fernando selaku Ketua Fasida NTB menyampaikan dengan digelarnya event Mantar XC Open ini diharapkan ini bisa meningkatkan minat kedirgantaraan bagi masyarakat selain itu melalui olahraga kedirgantaraan yang dikolaborasikan dengan keindahan alam yang dimiliki oleh Mantar ini, bisa dijadikan salah satu ikon untuk menarik minat wisatawan atau sebagai salah satu destinasi sporttourism bagi para wisatawan karena venue yang dimiliki oleh Mantar ini merupaan venue berkelas dunia.

(mn-07/r3)

^ KEMBALI KE ATAS