Menu
Sabtu, 24 Februari 2018 | 2:07:11 pm

TGB : Wisata Halal Bukan Mematikan Wisata Konvensional, Tetapi Membuka Pasar Baru

Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi menerima kunjungan silaturrahim Forum Masjid dan Mushollah BSD dan sekitarnya (FMMB) serta rombongan dari Alumni Universitas Islam Negeri Syarifhidayatullah, Jakarta, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Jum'at (26/1/2018). Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi menerima kunjungan silaturrahim Forum Masjid dan Mushollah BSD dan sekitarnya (FMMB) serta rombongan dari Alumni Universitas Islam Negeri Syarifhidayatullah, Jakarta, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Jum'at (26/1/2018).

MATARAM - Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menegaskan, NTB mendeklarasikan diri sebagai destinasi halal tourisme didasari pertimbangan bahwa pariwisata memiliki nilai potensi pasar yang sangat besar dan akan memberikan kemanfaatan yang besar bagi ummat.

"Wisata halal bukan bertujuan mematikan wisata konvensional, akan tetapi memberikan atau membuka pasar baru serta memperbanyak pilihan wisata bagi sebagian wisatawan khusunya wisatawan muslim yang ingin berwisata sesuai dengan tuntunan agama," jelas Gubernur NTB, saat menerima kunjungan silaturrahim Forum Masjid dan Mushollah BSD dan sekitarnya (FMMB) serta rombongan dari Alumni Universitas Islam Negeri Syarifhidayatullah, Jakarta, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Jum'at (26/1/2018).

Gubernur NTB yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) ini menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas dipilihnya NTB sebagai lokasi kunjungan dan berharap pertemuan ini akan membawa keberkahan yang lebih besar bagi pembangunan ke depan, khususnya bagi kemaslahatan umat.

TGB yang juga Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia menjelaskan pula bahwa setelah peluncuran wisata halal di NTB, alhamdulillah wisatawan yang berkunjung di NTB terus meningkat.

"Membuka dan membangun satu wilayah ekonomi yang berbasis pada nilai-nilai Islam akan membangun peningkatan kesejahteraan bagi semua. Begitupula halnya dengan wisata halal yang akan membuka ruang ekonomi baru tidak hanya terbatas bagi umat muslim tapi juga untuk semua kalangan umat," ujar TGB yang juga seorang hafidz itu.

TGB menekankan eksperimen menghadirkan satu kebijakan yang mengedepankan nilai-nilai Islam akan menghadirkan banyak kebaikan dalam kehidupan. Hal yang patut kita syukuri bersama bahwa, saat ini seluruh elemen umat Islam lebih semangat dalam membangun negeri. Dan kesadaran membangun umat harus berbasis pada ilmu dan pemahaman.

"Perjuangan tidak cukup hanya dengan semangat, tapi membutuhkan ilmu dan pemahaman. Karenanya tepat kiranya saat ini kita saling bersilaturrahim dan berdialog dengan FMMB dan alumni UIN Syarifhidayatullah Malang yang di dalamnya ada para kaum cendikiawan yang berilmu," tutup TGB.

Pimpinan rombongan FMMB, Marta Bachtiar menyampaikan bahwa tujuan silaturrahim ke Nusa Tenggara Barat adalah dalam rangka sharing informasi dan berbagi pengalaman terkait wisata halal dimana NTB merupakan salah satu daerah yang terkenal dengan icon wisata halalnya. Begitupula halnya Dr. Karsa Sukarna sebagai pimpinan rombongan dari alumni UIN Syarifhidayatullah yang memiliki tujuan dan maksud yang sama.

(hms-ntb/mn-07/r3)

^ KEMBALI KE ATAS

PERISTIWA

POLITIK

WISATA

HUKRIM

EKONOMI

 

Situs media online mataramnews.co.id melayani informasi dan berita khususnya mengangkat isu lokal daerah Nusa Tenggara Barat dengan memberdayaan kecepatan serta kedalaman informasi yang dikelola oleh jurnalis-jurnalis lokal yang handal. Media online ini diperbaharui selama 24 jam dalam sehari, dan secara kreatif dan apik mengkolaborasikan teks, foto, video dan suara.

 

Perusahaan Penerbit
PT. MATARAM MEDIA LESTARI

Alamat Redaksi
JL. RM. PANJI ANOM GG. UTAMA NO. 2 KARANG BUAYA, PAGUTAN TIMUR, KOTA MATARAM 83127 



KONTAK MEDSOS

Pengunjung juga dapat mengakses (ngeshare, ngelaike) berita mataramnews.co.id tanpa batas, ruang dan waktu di akun jejaring media sosial kami dibawah ini:


@mataramnews


@mataramnews_id


Redaksi Mataramnews


0813 5333 7567