Menu
Kamis, 24 Mei 2018 | 12:40:29 am

Kontribusi RTM 3 Menuju 4 Juta Kunjungan Wisatawan

Kontribusi RTM 3 Menuju 4 Juta Kunjungan Wisatawan

MATARAM - Rinjani Travel Mart (RTM) 3, akan menjadi ajang bisnis penting di kalangan industrI pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB).

RTM juga memberi kontribusi besar untuk kemajuan pariwisata dan ekonomi masyarakat NTB. Peran pentingnya adalah kontribusinya dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Lombok dan Sumbawa.

Terlebih, NTB diharapkan mampu mencapai target kunjungan wisatawan hingga tahun 2019 sebesar 4 juta kunjungan wisatawan.

Untuk mendukung pencapaian target itu, DPD ASITA NTB optimis, momen RTM 3 ini mampu memberi kontribusi maksimal, mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan ke Lombok dan Sumbawa.

RTM tahun ketiga yang digelar ASITA NTB dilakukan untuk mengulang suksesnya RTM sebelumnya yang diadakan dari tahun 2015 silam.

Pasar bisnis pariwisata bertajuk Rinjani Travel Mart III menghasilkan sejumlah transaksi wisata bernilai miliaran rupiah. Semenjak di adakan RTM dari 2015 juga memberi kontribusi penting bagi tingkat kunjungan wisatawan ke Lombok-Sumbawa.

Target kunjungan wisatawan NTB tahun 2016 melampaui target 2 juta kunjungan. Memasuki tahun kunjungan 2018 sampai awal 2019 mendatang, target kunjungan wisatawan ke NTB diharapkan mampu tembus angka 4 juta kunjungan.

Pemerintah NTB optimis mencapai target ini jika didukung kalangan industri pariwisata. Promosi dan program kerja kalangan asosiasi pariwisata NTB, bisa menjadi tolak ukur capaian target kunjungan wisatawan ke Lombok Sumbawa hingga tahun 2019 mendatang.

“Bagi ASITA, RTM ini menjadi penting karena disinilah tempat bertemunya sellers dan buyer (agen wisata luar Lombok-Sumbawa). Di arena ini akan terjadi transasksi langsung maupun tidak langsung antara kedua belah pihak, tujuan kunjungannya jelas ke Lombok dan Sumbawa,” papar Ketua DPD ASITA NTB, Dewantoro Umbu Joka.

Tahun lalu, lanjut Dewantoro, RTM II sukses mengantarkan anggota ASITA menyambut wisatawan melalui sejumlah transaksi. Transaksi di RTM I berhasil melampaui target yang kami tetapkan. “Tahun ini kami harapkan bisa mengulang sukses RTM sebelumnya. Kami harapkan transaksi bisa melebihi target yang sudah kami tetapkan.

"Kami optimis bisa terlampaui, karena jumlah buyers yang kami undang tahun ini jumlahnya lebih banyak. Hal ini harus ditingkatkan terus seiring dengan meningkatnya target kunjungan wisatawan ke daerah. Inilah bentuk dukungan asosiasi kepada pemerintah,” jelas Dewantoro panjang lebar.

‎ Program Tahunan DPD ASITA NTB in (RTM III) mengundang lebih dari 200 buyers dari dalam dan luar negeri. Lebih dari 60 sellers akan disiapkan untuk memperlancar agenda table top-nya.

Pertemuan sellers dan buyers nantinya akan menghasilkan transaksi wisata dari program dan paket wisata yang sudah disiapkan oleh para sellers. Belajar dari pelaksanaan RTM sebelumnya, RTM tahun ini diharapkan bisa mendatangkan buyers dan transaksi yang lebih besar. Jumlah transaksi yang terkumpul dapat memberikan gambaran, seberapa besar wisatawan yang bisa didatangkan ke Lombok-Sumbawa. Termasuk dampak ekonomi yang dihasilkan berdasarkan hitungan standar.

‎ Agenda-agenda seperti RTM ini, menjadi penting mengingat kontribusi yang diberikan untuk peningkatan kualitas dan kuantitas kunjungan wisatawan ke depan. Kalangan agen wisata yang datang dari luar tentu akan melakukan evaluasi. Sejauh mana pelaku dan industri pariwisata NTB mampu meningkatkan kualitas dan fasilitas pendukung destinasi wisata.

Salah sataunya bagaimana meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan layanan (service) kepada wisatawan. “Tentu, kami tidak berharap, wisatawan yang datang ke Lombok-Sumbawa ini hanya sekali. Kepuasan wisatawan itu dapat kita lihat dari jumlah kunjungan mereka ke NTB,"pungkasnya.

(mn-07)

^ KEMBALI KE ATAS

Top News