Menu
Selasa, 20 November 2018 | 2:22:01 pm

Sail SAMOTA Bangkitkan Kembali Gairah Pariwisata NTB

Sail SAMOTA Bangkitkan Kembali Gairah Pariwisata NTB

SUMBAWA - Sail Moyo Tambora (SAMOTA) 2018 dibuka Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, yang berlangsung di Pelabuhan Badas, Kabupaten Sumbawa pada Minggu (9/9/2018).

Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Sail SAMOTA merupakan salah satu momentum strategis untuk membangkitkan kembali dunia pariwisata NTB. Terutama pascagempa bumi yang melanda Lombok Sumbawa beberapa waktu lalu.

"Keindahan alam NTB sudah tidak bisa diragukan lagi, terutama Pulau Moyo yang telah dikujungi orang-orang ternama di dunia," ujarnya.

Luhut juga mengatakan keindahan alam NTB telah menjadikan daerah ini sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia. Selain itu, NTB juga menjadi daerah pelaksanaan event-event berskala nasional.

Oleh karena itu, Menko Maritim mengajak semua jajaran, mulai dari pusat dan daerah untuk bekerja keras membangun dunia pariwista sebagai sumber devisa negara, khususnya di NTB yang baru dilanda musibah gempa.

Sementara itu Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi mengatakan, pelaksanaan event Sail Moyo Tambora (SAMOTA) di Pulau Sumbawa sangat tepat untuk mempromosikan Bumi Intan Bulaing. Selain kaya akan mineral, daerah itu juga kaya dengan keindahan alam yang luar biasa.

Tuan Guru Bajang (TGB) sapaan akrab Gubernur NTB menjelaskan, Moyo dan Tambora merupakan destinasi wisata yang telah tersohor ke seluruh dunia dengan keindahan alamnya. Itulah sebabnya pulau Moyo telah banyak didatangi orang terkenal di dunia. "Banyak sekali orang yang ingin mendapatkan keindahan maka dia datang ke Pulau Moyo", jelasnya.

Untuk itu Gubernur menegaskan event sail Samota 2018 selain merupakan seremoni, juga merupakan momentum ikhtiar untuk membangun pariwisata yang lebih hebat lagi di pulau Sumbawa. Yaitu, melengkapi potensi Pulau Lombok yang telah dikenal dengan potensi keindahan alamnya yang telah dikenal lebih dahulu.

Gubernur menilai Pulau Sumbawa sangat istimewa. Keindahan alam yang eksotik, kekayaan mineral, keindahan teluk saleh, Moyo dan Tambora disingkat SAMOTA, menjadikan daerah ini istimewa. Daerah ini menurut TGB akan menjadi kebahagian dan kebanggaan NTB dan Indonesia.

Oleh karena itu, Gubernur berharap Sail Samota ini akan mampu memberi kontribusi tidak hanya untuk kemajuan ekonomi. Tetapi juga untuk kekokohan kita semua sebagai satu bangsa dalam bingkai NKRI.

Gubernur meminta dukungan dari pemerintah pusat untuk membangun infrastruktur wilayah, mulai dari Laut, Udara dan Darat, maka ketika Samota dapat disentuh dengan infrastruk yang diiringi dengan membangun kesadaran masyarakat maka suatu daerah akan menjadi tumbuh.

"Sumbawa menjadi bukti, daerah yang semula sangat minim kontribusi ekonomi, dengan sentuhan infrastruktur yang tepat sekarang telah menjadi sentra jagung terbesar di Indonesia. Dengan adanya pelabuhan Badas NTB telah mampu mengekspor jagung dengan target 300 ribu ton pada tahun 2018," jelas TGB

Gubernur berterima kasih kepada seluruh jajaran yang telah mendukung pemerintahannya selama sepuluh tahun sehingga berjalan dengan baik. Pada tahun 2018 ini, walaupun NTB diterpa gempa bumi bertubi semoga efeknya akan membawa dampak yang bagi pembanguna NTB menjadi lebih baik di masa depan.

Usai membuka Sail SAMOTA 2018 Menko Marutim Luhut Binsar Pajaitan melakukan penandatanganan Prasasti peresmian jembatan Samota, peresmian ruang tunggu Bandara Sultan Muhammad Kaharudin Sumbawa dan Prangko Sail Moyo Tambora serta melakukan penanaman Pohon Gaharu sebagai wujud pelestarian lingkungan. Hadir juga saat itu Menteri Perhubungan dan Menteri Pariwisata.

(hms-ntb/mn-07)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :