Menu
RSS

Ketua DPD Belum Tentu di Usung DPP Partai Golkar

Ketua DPD Belum Tentu di Usung DPP Partai Golkar

LOMBOK - Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Bali Nusra menyebut belum tentu Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar akan mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk diusung menjadi calon kepala daerah dalam pemilukada serentak tahun 2018 mendatang.

Pasalnya partai berlambang beringin tersebut punya mekanisme tersendiri dalam menentukan figur-figur yang nantinya akan diusung yaitu melalui survei.

"Bagi siapapun yang ingin diusung oleh Partai Golkar, baik itu kader maupun dari luar partai harus memiliki elektabilitas yang tinggi dan itu diukur daru hasil survei," tegas Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Bali Nusra, Emanuel Ekalades Laka Lena, ditemui disela acara pertemuannya dengan keluarga besar FOBAMORA-Mataram NTB, Rabu (26/4/2017).

Menurutnya, bahwa DPP Partai Golkar sudah sepakat dalam mengusung calon kepala daerah harus terlebih dahulu melakukan mekanisme survei. "Kita di DPP sudah sepakat bahwa dalam pilkada di 171 daerah harus melalui mekanisme survei," ujarnya.

Dimana sebutnya bahwa mekanisme tersebut harus dilalui oleh siapa saja yang nantinya ingin diusung oleh Partai Golkar tanpa terkecuali oleh DPD I maupun DPD II bahkan dirinya sendiri yang ingin maju dalam Pilgub di NTT.

"Ketua DPD I belum tentu diusung kalau hasil surveinya jeblok jika dibandingkan kader lainnya dan akan kita usung kader lainnya yang hasil surveinya lebih bagus," tegasnya.

Hal ini ungkapnya kenapa Partai Golkar mengusung bakal calon yang hasil survei elektabilitasnya tinggi ini karena Partai Golkar ingin mengusung calon yang akan menang.

Disamping itu, ditegaskan pula bahwa hingga saat ini pihak DPP belum ada mengeluarkan keputusan terhadap siapa yang akan diusung di Pilkada baik di Pilgub maupun di kabupaten kota di wilayah Bali, NTB, dan NTT.

"Saya tegaskan atas nama ketua umum bahwa sampai saat ini belum ada dikeluarkan keputusan oleh DPP siapa yang akan diusung di Pilgub maupun kabupaten kota di Bali, NTB dan NTT," ujarnya.

Dimana rekomendasi tersebut baru akan dikeluarkan setelah adanya hasil survei elektabilitas dari para bakal calon yang diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan Juni-Juli mendatang.

Khusus untuk Pilgub di NTB, Partai Golkar akan melakukan survei terhadap elektabikitas empat orang yaitu, HM Suhaili FT (Bupati Loteng), H Ahyar Abduh (Walikota Mataram), Sari Yuliati (pengurus DPP) dan Muhamad Lutfi (anggota DPR RI dapil NTB).

(jo/red)

 

Polling Pilgub NTB 2018

Mana diantara figur-figur bakal calon Gubernur/Wakil Gubernur dibawah ini pilihan Anda?

625

Votes

Vote
Zulkieflimansyah (Anggota DPR RI Dapil Banten)

- 4 Months ago

Comments (6)
516

Votes

Vote
H. Ahyar Abduh (Wali Kota Mataram)

- 4 Months ago

Comments (1)
245

Votes

Vote
H. Subuhunnuri (Pengusaha & Tokoh Muda Sasambo)

- 4 Months ago

Comments (3)
215

Votes

Vote
Lalu Rudy Irham Srigede (Mantan Danrem 162/WB)

- 4 Months ago

Comments (0)
188

Votes

Vote
H. Sunarpi (Rektor Unram)

- 4 Months ago

Comments (4)
1 Votes left

jVoteSystem developed and designed by www.joomess.de.

^ KEMBALI KE ATAS