Menu
RSS
Kamis, 19 Oktober 2017 | 9:10:57 am

Cak Imin Ajak Semua Pihak "Move On"

Cak Imin Ajak Semua Pihak "Move On"

LOMBOK - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) HA Muhaimin Iskandar meminta segala dampak yang ditimbulkan dari akibat Pilkada DKI agar segera dihentikan karena akan berdampak pada kesatuan dan persatuan.

"Apapun tajamnnya perbedaan kita, apapun emosi kita terutama yang berdampak dari akibat Pilkada DKI hendaknya kita hentikan," kata Ketum PKB Muhaimin Iskandar ketika ditemui sesaat setelah melantik Kepengurusan DPW PKB NTB, di Mataram, Lombok, NTB, Minggu (14/5/2017).

Karena itu, Ketum PKB yang akrab disapa Cak Imin ini, mengajak semua pihak hendaknya move on dan mencari jalan yang terbaik buat menghentikan ancaman radikalisme di Indonesia.

"Mari bekerja yang baik tanpa harus menandingi dengan cara-cara yang kasar," ajak Cak Imin. Karema itu, lewat kesempatan tersebut mantan Wakil Ketua DPR RI tersebut menghimbau dan mengajak semua pihak untuk menghentikan semua urusan terkait pilkada DKI.

"Saya menghimbau dan mengajak kita semua untuk kita bersatu padu hentikan semua urusan yang menyangkut pilkada DKI titik," tegasnya.

Mari, ajak Cak Imin, cari cara-cara demokrasi yang lebih baik. Disisi lain yang menjadi kekuatan radikal yang mengacam NKRI juga harus menghentikan diri supaya seimbang. "Sehingga kita stop semuanya kita move on menjadi bagian yang bersatu padu untuk segera membangun bangsa ini bekerja mengisi dan menata kehidupan yang lebih baik supaya segera maju dan bersaing dengan negara-negara lain," ajaknya lagi.

Pada kesempatan tersebut, Cak Imin juga menyampaikan terkait dengan apa yang dialami oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah saat berkunjung ke Manado. Menurutnya bahwa pengepungan di bandara itu melanggar undang-undang.

"Di kemudian hari hal tersebut tidak perlu terulang lagi. Penghentiam pak Fahri Hamzah ke Manado dengan mengepung bandara ini melanggar UU tapi tidak perlu terulang lagi," pungkasnya.

(jo/red)

^ KEMBALI KE ATAS