Menu
Selasa, 21 November 2017 | 6:07:43 am

M16 : Ada Nuansa Politik yang Berbeda di Pilkada Lotim

M16 : Ada Nuansa Politik yang Berbeda di Pilkada Lotim

MATARAM - M16 memprediksi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Lombok Timur (Lotim) 2018 mendatang dipastikan menarik banyak animo masyarakat.

"Tingkat partisipasi politik warga Lotim untuk memilih akan meningkat seiring dengan membaiknya persepsi rakyat terkait figur-figur yang mengikuti kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada)," kata Direktur M16 Bambang Mei Finarwanto SH, melalui siaran pers yang disampaikan ke mataramnews.co.id, Minggu 15 Oktober 2017.

Menurut M16 kecendrungan membaiknya sentimen positif dari rakyat ini juga dipicu oleh serangkaian aturan main yang terkait persyaratan pencalonan dan aturan main yang di tetapkan penyelenggara pemilu yang sangat terperinci.

"Semua regulasi itu untuk memastikan Calon Bupati (Cabup) dan Wakil Bupati (Cawabup) yang terpilih adalah figur yang bersih serta bebas dari persoalan hukum, mengingat biaya pilkada langsung ini amat besar," kata Bambang Mei sembari mengatakan KPU Lombok Timur sebagai penyelenggara harus bisa memastikan track record calon tersebut, jika kelak terpilih bisa menegakkan good and clean goverment.

Lebih jauh M16 menilai, tak heran jika dalam kontestasi Pilbup Lotim akan memiliki nuansa politik yang berbeda dibanding pilkada lima tahun sebelumnya. Seperti tampilnya figur baru atau the rising star cawabup Lotim seperti H Rumaksi yang berpasangan dengan mantan incumbent yakni H Sukiman Azmi, paket Sukma. Selain itu ada paket paslon dari incumbent yakni Khairul Warisin dan H Mahsun, paket Harum. Terakhir paket Samsul Lutfi dan Haji Zulkifli Ketua DPD Perindo Lombok Timur.

Paslon yang maju dan tampil dalam Pilkada Lotim ini, lanjut Bambang Mei, pasti berhitung secara cermat tentang probabilitas maupun plus minus mengikuti 'perjudian' nasib dan politik ini. "Lembaga Survey dan media memiliki peran yang strategis dalam menaikkan elektabilitas para paslon dimata konstituen," sambungnya.

Selain itu Direktur M16 melihat bahwa Pilkada Lotim bagi para calon dijadikan barometer lompatan karier politik sekaligus prestise atas kerja-kerja politik ditingkat grass root. Hal ini Lumrah karena Cabup dan Cawabup Lotim yang bertarung rata-rata politisi yang memiliki pengalaman pilkada sebelumnya.

"Wajar jika Pilkada Lombok Timur nanti dijadikan final battle bagi para kandidat," ungkap Didu panggilan akrab direktur M16 ini.

Rivalitas dan kompetisi memperebutkan simpati rakyat ini sebagai hal akan berlangsung dengan ketat disertai gesekan politik dalam tempo tinggi karena ingin menjadi yang is the best di mata konstituen. "Semua media dipakai untuk membranding tampilannya agar makin perfect," sambungnya.


Selanjutnya M16 mengakui saat ini tingkat elektabilitas pasangan Sukma masih tak tertandingi dibanding paslon lainnya. Hal ini karena Paslon Sukma merupakan publik figure yang representatif mewakili wilayah utara dan selatan.

"Selain itu bocoran dari hasil beberapa lembaga survey tingkat elektabilitas Cabup Lotim H Sukiman Azmi masih tertinggi diatas 20 persen dibanding calon lain," ungkap Didu.

Jika calon bupati Lotim lainnya seperti Khairul Warisin atau Samsul Lutfi masih menggunakan pendekatan konvensional dalam merebut pemilih agak sulit menandingi power politik Sukma yang sudah digandrungi warga Lotim.

"harus ada upaya ekstra ordinary politik ditingkat basis untuk menggoyahkan persepsi dan kesetiaan rakyat Lotim terhadap Sukma dan itu tidak mudah," ujar Didu sambil menyarankan agar paslon lainnya sebaiknya melakukan kompromi politik dengan paket Sukma ketimbang bertarung tanpa daya dan sia-sia belaka.

Kedepan M16 menduga parpol pendukung Paket Sukma akan bertambah banyak seiring dengan membaiknya persepsi warga Lotim terhadap pasangan Sukiman Rumaksi ini.

"Selain PBB yang sudah mengeluarkan SK, rumor yang berkembang, minggu depan urusan dengan parpol pengusung Sukma akan selesai," ujar Didu sambil mengatakan paket Sukma akan melakukan cara unik untuk deklarasi yakni bersama 1000 anak yatim piatu dan berziarah ke taman makam Pahlawan dan makam para tokoh Lombok Timur lainnya yang dihormati.

(mn-07/r3)

^ KEMBALI KE ATAS