Menu
Jumat, 24 November 2017 | 9:13:04 am

Subuhunnuri, Pemimpin Muda yang Tahu Etika

H Subuhunnuri tak ragu menundukkan kepala dan merendah pada orang yang lebih tua darinya. H Subuhunnuri tak ragu menundukkan kepala dan merendah pada orang yang lebih tua darinya.

MATARAM - Bakal Calon Wakil Gubernur NTB H Subuhunnuri menegaskan dirinya tetap mengedepankan nilai-nilai dalam berpolitik. Dia ogah menjadi politisi yang hanya mementingkan kekuasaan dan menggunakan segala cara untuk mengejar kekuasaan itu.

”Saya tetap mengedepankan nilai agama dan budaya dalam menjalankan misi politik saya,” tegasnya.

Sebagai salah satu kandidat, ia menegaskan terus menjalankan ikhtiar dan bekerja keras untuk mencapai tujuan tersebut. Terkait dinamika lapangan saat ini, menurutnya hal itu bagian dari proses yang wajib diikuti. Dia meyakini jalan politik yang dipilihnya, jalan yang mengedepankan nilai agama dan budaya akan lebih bermartabat. Terlebih masyarakat NTB memang menjunjung nilai kearifan budaya dan agama tersebut.

Sosok yang sudah kenyang merasakan pahitnya kehidupan karena terlahir dari keluarga tak mampu itu sangat yakin dengan usahanya kali ini. Sejumlah manuver dan aksi saling klaim memang mulai terjadi. Bahkan ada juga yang mulai memfitnah pribadinya. Namun Nuri tetap berpegang pada komitmennya untuk berpolitik santun. Secara pribadi, dia sangat mengedepankan aspek-aspek moralitas, loyalitas dan menghormati, serta tunduk pada bakal calon gubernur yang hendak didampingi.

”Saya tahu bagaimana memposisikan diri,” kata pria yang aktif dalam berbagai pergerakan sejak remaja tersebut.

Saat ini ia mengatakan yang terpenting adalah terus mempererat tali silaturahim dengan berbagai pihak. Disaat bersamaan, ia tak ingin terlalu banyak berbicara dan mengumbar janji.

”Kalau suasana kebatinan antar calon sudah nyambung, maka tidak terlalu sulit menemukan solusi dalam berkompetisi,” ucapnya.

Terkait pertanyaan apakah Hanura akan memberi dukungan atau tidak, ia mengatakan sangat mengharapkan hal itu. Sebagai kader Hanura yang loyal, tentunya ia mengharap dukungan, arahan, dan bantuan dari partainya. Namun disaat bersamaan itu juga bergantung bakal calon gubernur yang hendak didampingi.

”Saya juga taat dan tunduk pada pasangan yang mau mengambil saya,” imbuhnya.

Dengan ragam pergerakan yang sudah lama dilakukan, ia yakin makin banyak kepercayaan rakyat diterimanya. Persiapan matang, dengan pergerakan tim yang baik, termasuk aksi nyata tanpa janji muluk dikatakannya sudah sesuai harapan masyarakat.

”Tim sudah ada di seluruh desa, saya siap lahir batin, masyarakat mendukung,” tambahnya.

Pemilik Jargon 'Yang Penting Rakyat Senang' ini mengatakan dirinya sampai saat ini hanya berkomunikasi dengan satu pihak saja, yakni H Moch Ali BD. Belum lama, ia melakukan pertemuan singkat dengan Bupati Lombok Timur itu. Kendati hanya beberapa menit, ia sangat senang karena merasa ada kesamaan pemikiran atara dirinya dengan Ali BD.

”Pak Ali ternyata enak orangnya, enjoy tanpa beban,” kata Nuri sembari melempar senyum.

(r4)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik