Menu
Jumat, 24 November 2017 | 9:05:57 am

Kurtubi : UU Minerba Masih Perlu Penyempurnaan

Dr Kurtubi, melakukan sosialisasi UU Migas dan Minerba, di Kelurahan Geres Kecamatan Labuhan Haji Lombok Timur. Dr Kurtubi, melakukan sosialisasi UU Migas dan Minerba, di Kelurahan Geres Kecamatan Labuhan Haji Lombok Timur.

LOTIM - Anggota Komisi VII DPR RI, Dr Kurtubi mengakui bahwa Undang Undang (UU) Minerba belum mengakomodir kepentingan pengusaha tambang dan rakyat.

"Masih perlu penyempurnaan agar UU Minerba bisa merangsang pertumbuhan ekonomi yang bermuara pada kesejahteraan rakyat," kata Kurtubi, pada sosialisasi UU tentang Migas dan Minerba, di Kelurahan Geres, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur, Minggu (12/11/2017) kemarin.

Sosialisasi UU Migas dan Minerba itu disambut antusias, dihadiri Lurah Geres dan aparat Lurah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan serta para kader dan pengurus Nasdem di Lotim.


Lurah Geres, Srijuddin mengungkapkan rasa senangnya atas perhatian Anggota Dewan Senayan yang mau hadir ke desanya dan mendengarkan aspirasi warganya.

Meski di kelurahan yang dipimpinnya bukan merupakan daerah tambang, namun Sirajuddin mengaku ada beberapa warga yang usahanya berkaitan dengan galian C, yang sedikit banyak dengan adanya sosialisasi UU Migas maupun Minerba akan sangat memberi manfaat.

Dalam sesi tanya jawab, seorang warga menanyakan mengapa perusahaan tambang yang ada kurang memberi ruang kepada tenaga lokal dan hanya menguntungkan perusahaan saja.

Menjawab aspirasi konstituennya itu, politisi Nasdem asli Sasak ini mengatakan bahwa setiap perusahaan harus patuh terhadap peraturan hukum yang berlaku, salah satunya adalah kewajiban untuk melaksanakan CSR (Corporate Social Responsibility) dimana akan menyisihkan sebagian dari keuntungannya untuk fasilitas umum atau hal lain yang bermanfaat bagi warga sekitar sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

(mn-09/r3)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik