Menu
Rabu, 17 Januari 2018 | 4:38:36 am

Gunakan Baju Adat Sasambo, Ahyar-Mori Mendaftar di KPU

Gunakan Baju Adat Sasambo, Ahyar-Mori Mendaftar di KPU

MATARAM - Ada yang berbeda pada saat bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Ahyar Abduh-Mori Hanafi mendatangi kantor KPU NTB, Rabu (10/1/2018) siang. Saat pasangan yang dikenal dengan pasangan AMAN tersebut mendaftar menggunakan pakaian adat Sasak, Samawa, Mbojo (Sasambo) bersama para pendukung dan simpatisan.

Ahyar Abduh yang saat ini masih aktif sebagai Wali Kota Mataram itu, terlihat menggunakan pakaian adat Sasak yaitu songket, sedangkan bakal calon wakilnya Mori Hanafi yang saat ini masih menjadi wakil rakyat di DPRD NTB menggunakan pakai adat Kesultanan Bima yang disebut dengan Sangge Taa.

Menurut bakal calon Wakil Gubernur Mori Hanafi, pakaian adat digunakan sebagai bentuk menunjukkan bahwa semuanya satu. Dimana Ahyar menggunakan pakaian adat Sasak dan dirinya menggunakan pakaian adat Bima.

"Saudara-saudara kita juga menggunakan pakaian adat. Ini menunjukkan bahwa memang bahu membahu untuk mendukung paket Ahyar-Mori," ucapnya.

Diketahui bahwa pada saat melakukan pendaftaran pasangan Ahyar-Mori didampingi enam partai politik yaitu Gerindra, PPP, PAN, PDIP, PBB dan Hanura, serta ribuan simpatisan.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh KPU NTB, akhirnya berkas pendafraran Ahyar-Mori dinyatakan diterima dan selanjutnya dipersilahkan untuk mengikuti test kesehatan.

Menurut Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori, setelah dilakukan pemeriksaan berkas pasangan Ahyar-Mori diterima.

"Alhamdulilah bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubermur Ahyar Abduh dan Mori Hanafi pendaftarannya dapat diterima dengan jumlah 32 kursi di DPRD NTB yaitu sekitar 49,23 persen," ucapnya.

(mn-07/r3)

^ KEMBALI KE ATAS