Menu
Kamis, 24 Mei 2018 | 12:48:29 am

Sobat Ahyar Abduh Hibur Remaja Yatim dengan Nobar "Dilan" di LEM

Sobat Ahyar Abduh Hibur Remaja Yatim dengan Nobar "Dilan" di LEM

MATARAM - Ratusan remaja yatim dan piatu yang berasal dari berbagai daerah di di Lombok, mengaku merasa senang dan bahagia bisa menyaksikan secara bersama pemutaran tiga film pendek Ahyar-Mori yang bertemakan tema besar “NTB untuk Semua” di Studio XXI (21) Lombok Epicentrum Mall (LEM) Kota Mataram, Sabtu (3/2/2018) malam.

Disamping menyaksikan pemutaran tiga film pendek Ahyar-Mori yang bertemakan NTB untuk Semua, ratusan anak yatim dan piatu juga disuguhi dengan salah satu film yang kini sedamg tren “Dilan 1990”.

Salah seorang pengasuh Panti Asuhan yatim dan piatu, Ustadz Fathoni Hambali sangat mengapresiasi program Sobat Ahyar-Mori yang melibatkan ratusan anak yatim dan piatu ini untuk menyaksikan tiga film pendek Ahyar-Mori sekaligus menyaksikan film Dilan 1990.

“Terasa sangat membantu sekali karena belum tentu para remaja yatim dan piatu yang ada di pesantren ini bisa merasakan apa yang selama ini dirasakan oleh para remaja lainnya di NTB," ucap Ustadz Fathoni Hambali.

"Jadi harapan kami kedepannya, semoga hal-hal yang bersifat membangun dan positif seperti ini bisa dikembangkan dan bisa dijalankan terus,” ujar cicit Pendiri NU NTB Almarhum TGH Moh Saleh Hambali itu.

Dia berharap ketika pasangan Ahyar-Mori terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Periode 2018-2023, pasangan Ahyar-Mori dapat membangun generasi muda khususnya generasi muda yang mengalami nasib tidak beruntung dan berada dalam kategori kurang mampu.

Apalagi salah satu basis anak-anak muda di NTB ini berada pada Pondok Pesantren dan menjadi tolak ukur akan kebangkitan anak-anak muda NTB kedepannya.

Oleh sebab itu bagi Sekretris Yayasan Ponpes Darul Qur'an Bengkel Labuapi Lobar ini berharap kepada pasangan Ahyar-Mori agar hal-hal seperti ini bisa diteruskan kedepannya karena senyumnya anak-anak muda ini bisa membuat semua berbahagia apalagi mereka ini sudah tidak memiliki orang tua.

Pengalaman nonton bareng bersama Sobat Ahyar-Mori diakuinya merupakan pengalaman pertama bagi para remaja yatim piatu yang diasuhnya.

“Makanya tadi saya melihat ekpressi mereka sangat senang dan sumringah. Biasanya kalau di Pondok mereka nonton pakai LCD, dan sempat mereka nyeletuk wah LCD nya besar sekali. Dan ini sangat-sangat positif sekali karena apa? Karena hal-hal seperti ini bisa membangun daya imaginasi dan kreatifitas mereka ketika mereka melihat adanya pembangunan di luar pondok,” terangnya.

Ditengah kesibukannya, Mori Hanafi didampingi istrinya pun tampak antusias mengikuti nobar tersebut.“Saya juga mau bernostalgia, selain ingin bersama adik-adik nonton bareng Dilan di sini,” ujarnya sesaat di studio 3 XXI Lombok Epicentrum Mall.

Mega Hikmah tim inisiator Nobar mengaku bangga dan salut kapada Mori Hanafi karena tidak hanya didukung tapi dihadiri langsung oleh calon wakil gubernur NTB ini.

Wanitia berparas cantik ini menceritakan saat pihaknya menawarkan ide cemerlangnya itu untuk Nobar. Namun Bang Mori saapn akrabrnya menyetujui ide Mega dan rekan-rekannya dengan syarat mengundang para remaja-remaja yang tidak cukup beruntung dan berstatus yatim untuk ikut bersama nonton bareng ini.

"Tentu syarat tersebut diterima tim Sobat Ahyar-Mori," ujarnya.

Nonton di bioskop munurut Mega mungkin sudah biasa bagi kita yang cukup mampu dalam finansial dan memahami film apa yang lagi ngehits. Namun itu tidak terjadi bagi sebagian orang yang tidak cukup beruntung dan diuji lebih berat.

Selain Mori dan istrinya juga tanpak hadir ketua PKK Kota Mataram Hj. Nanik Ahyar istri dari Calon Gubernur Nusa Tenggata Barat.

Rema Adhitama, salah satu dari santri di bawah asuhan yayasan Darul Qur’an yang ikut nonton Dilan 1990 bareng Sobat Mori mengatakan, tidak menyangka bisa nonton film tersebut di bioskop.

“Saya cuma tau dari media sosial, film ini sedang viral. Tapi tidak menyangka bisa nonton langsung,” ucapnya.

Baru sekarang ini juga dia menginjakkan kaki di Lombok Epicentrum Mall dan nonton di bioskop. “Ini pertama kali saya nonton di bioskop. Terimakasih pak Ahyar dan pak Mori yang peduli dengan kami," pungkasnya.

(mn-05/r3)

^ KEMBALI KE ATAS

Top News