Menu
Rabu, 14 November 2018 | 8:17:50 pm

Sanksi Bagi Pengurus Terlibat Aksi, Ketua PSI NTB : Tunggu Keputusan DPP

Sanksi Bagi Pengurus Terlibat Aksi, Ketua PSI NTB : Tunggu Keputusan DPP

MATARAM - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) NTB angkat bicara dengan aksi unjurasa oleh sejumlah pengurus daerah. Terkait hal tersebut sanksi apa yang akan diberikan menunggu dari DPP.

Ketua DPW PSI NTB, Putrawan Talas mengatakan terkait dengan aksi yang terjadi pada kamis kemarin dirinya sangat kaget. Pasalnya dalam aksi tersebut ada keterlibatan dari pengurus daerah dan juga calon anggota legislatif.

"Terkait dengan sanksi terhadap mereka yang terlibat aksi, menunggu keputusan dari DPP," ucap Putrawan didampingi sejumlah pengurus wilayah PSI NTB, Minggu (16/9/2018).

Pihaknya menurut Putrawan, telah membuka ruang untuk berdiskusi dan berdialog, namun para pengurus tersebut tidak menggunakan kesempatan tersebut. "Hingga tadi siang jam 14.00 wita, saya tunggu karena sudah diundang namun tidak ada yang datang," ujarnya.

Dikatakannya bahwa dalam aksi unjukrasa tersebut diikuti oleh pengurus DPD Kota Mataram, DPD Lombok Tengah dan DPC Lombok Barat, bahkan ada bakal calon anggota legislatif yang ingin menjadi ketua DPD disalah satu daerah.

Sementara itu menjawab apa yang menjadi tuntutan massa aksi dengan tegas Putrawan mengatakan bahwa terkait dengan pengelolaan partai, kenapa orang-orang yang terdekat dirangkul masuk dalam jajaran pengurus itu tidak lain untuk mempermudah melakukan konsolidasi.

"Pasalnya sebagai inisiator pembentukan PSI di NTB tahun 2014 lalu, kenapa orang dekat saya bawa, itu untuk memudahkan agar pengelolaan dan konsolidasi, namun tentu pengelolaan terbuka dan akan melakukan pembenahan diberbagai sektor," terangnya.

Sedangkan terkait dengan tudingan pernah menjabat sebagai pengurus di partai Golkar NTB, hal tersebut di tampik. Masuknya namanya dijajaran pemgurus itu berawal kedekatannya dengan Suhaili FT pada tahun 2015 lalu, namun walaupun nama ada tetapi tidak pernah mengantongi KTA bahkan tidak pernah mengikuti pengkaderan.

"Kalaupun ada nama di partai lain sebagai pengurus pasti akan ada klarifikasi dari pihak KPU namun hal tersebut tidak ada," ungkapnya.

(mn-07)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :