Menu
Rabu, 21 November 2018 | 4:51:12 pm

Pilkades Serentak di Lombok Tengah Sisakan Banyak Masalah

Anggota BPD Rambitan, Jitawan Anggota BPD Rambitan, Jitawan

LOTENG, MN -- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) hingga kini masih menyisakan masalah.

Dari puluhan desa yang menggelar Pilkades, ada beberapa desa yang dinilai belum beres, bahkan mengajukan keberatan kepada pihak terkait. Tak terkecuali Pilkades Rambitan.

Melalui anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rambitan, Jitawan, mempersoalkan dalam proses Pilkades Rambitan banyak pemilih terang-terangan diarahkan untuk memilih salah satu kandidat calon kepala desa.

Selain itu, diungkapkan Jitawan, ada juga temuan kecuragan yang dilkaukan secara terstruktur dan masif, seperti adanya Daftar Pemilih Tetap (DPT) dobel.

Tidak masuk akal, ungkap dia, orang yang sudah meninggal bisa masuk DPT dan bisa memilih, yang lebih parah lagi ada pemilihan bisa pakai video call untuk untuk mewakili pemilih yang sedang berada di luar negeri (Malaysia). "Tidak ada dalam aturan seperti ini," tegasnya.

"Ini yang menjadi keresahan kita selaku anggota BPD. Mestinya panitia pilkades bisa lebih selektif. Beberapa hari ini kami dari BPD Rambitan akan melakukan rapat istimewa untuk menolak pemilhan ini dan kami anggap gagal," tegasnya.

Sementara itu,Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Loteng, Jalaludin, mengakui adanya persoalan dalam pelaksanaan Pilkades serentak. "Dari hasil Pilkades ini pihak yang merasa dirugikan silahkan mengajukan keberatan ke DPMD," ujarnya.

DPMD sendiri mempersilahkan juga mengajukan keberatan bagi BPD yang belum bisa menerima hasil Pilkades karena menemukan kecurangan, seperti pihak panitia dinilai memihak ke salah satu calon, sehingga melakukan berbagai kecurangan. --(mn-08)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :