Menu
Senin, 17 Desember 2018 | 5:46:08 am

Masih Ada Temuan Pemilih Ganda, Bawaslu Pertanyakan Kinerja KPU Kota Mataram

Masih Ada Temuan Pemilih Ganda, Bawaslu Pertanyakan Kinerja KPU Kota Mataram

MN, MATARAM --Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) tahap kedua di wilayah Kota Mataram masih ada ditemui permasalaha. Mulai dari masih ada ditemukan pemilih ganda yang jumlahnya seribu lebih hingga pemilih potensial yang belum melakukan perekaman KTP elektronik. Diperlukan kerja semua pihak untuk secara bersama memperbaikinya.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Mataram mengeluarkan rekomendasi agar bisa ditindaklanjuti baik oleh KPUD Kota Mataram maupun oleh Dinas Dukcapil. Menurut Ketua Bawaslu Kota Mataram, Hasan Basri, bahwa dari data DPTHP-2 yang berjumlah 293.846 pemilih, pihaknya menemukan masih adanya pemilih ganda.

"Setelah melakukan pencermatan, kami Bawaslu menemukan ada sebanyak 1.936 pemilih ganda di Kota Mataram," ungkap Hasan ditengah Rakor dan Pencermatan DPTHP-2 Pemilu 2019 yang di gelar oleh KPUD Kota Mataram, Senin ( 26/11/2018).

Karena itu pihak Bawaslu mempertanyakan kinerja KPU Kota Mataram dalam hal sidalih karena setiap pleno DPT pasti selalu berbeda dengan yang ada didalam sidalih.

Terkait dengan pemilih potensial yang tercantum dalam AC.DPTHP1 pihak Bawaslu memdorong agar dimasukkan dalam DPTHP-2 dan pihak Dukcapil segera melakukan perekaman E-KTP kepada pemilih potensial dan pemilih AC karena syarat untuk bisa memilih harus terdaftar dalam DPT dan memiliki EKTP.

Hasan menghimbau kepada peserta pemilu agar lebih serius lagi mencermati DPTHP-2. "Jangan sampai peserta pemilu ributnya pada saat tidak mendapatkan C6, padahal sumber untuk mendapatkan C6 adalah harus masuk dalam DPT," pungkasnya.

Sementara itu rakor yang dilaksanakan KPU Kota Mataram bersama pengurus partai politik peserta pemilu 2019, Bawaslu dan Dukcapil serta Kesbangpol dengan agenda untuk mengajak bersama melakukan percermatan terhadap Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) Kedua yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai DPT Pemilu 2019, pada 11 November 2018 kemaren.

Komisioner KPU Kota Mataran, Sopan Sopian Hadi, mengatakan dasar pelaksanaan pencermatan bersama itu sesuai dengan Surat Edaran KPU Republik Indonesia nomor 1429 tentang Perpanjangan masa kerja penyempurnaan DPTHP selama 30 hari.

"Hari ini KPU Kota Mataram melaksanakan rapat koordinasi dengan Partai politik, Bawaslu dan Disdukcapil untuk melaksanakan surat edaran KPU RI bernomor SE 1429," katanya.

Surat itu, meminta KPU Kota Mataram untuk melakukan penyempurnaan data pemilih atau DPTHP-2 bersama partai politik dan Bawaslu serta instansi pemerintah terkait.

Ditambahkannya bahwa perlu diketahui setelah pihaknya melakukan pleno DPTHP2 kemudian domasukkan ke SIDALIH, KPU Kota Mataram ada menemukan sebanyak 2550 pemilih ganda.

Karena itu pihak akan terus menindaklanjuti hal tersebut untuk melakukan pencermatan dan mengajak semua pihak baik bawaslu,peserta pemilu dan imstansi terkait lainnya bahkan juga masyarakat. --(mn-07)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :