Menu
Jumat, 24 November 2017 | 9:02:17 am

Hamzanwadi Insitute Harap Pencopotan Hamja Bukan Cuci Tangan Gerindra

Hamzanwadi Insitute Harap Pencopotan Hamja Bukan Cuci Tangan Gerindra

MATARAM - Sekretaris Hamzanwadi Insitute M. Nashib Ikroman berharap pencopotan H Hamja dari Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi NTB, bukan sebagai bentuk cuci tangan Partai Gerindra terhadap kelakuan kadernya tersebut.

"Jadi mudah-mudahan pencopotan ketua fraksi Partai Gerindra benar-benar ikhlas, tidak memiliki tendensi politis karena dekat dekat pilkada. Jika ikhlas, maka mudah-mudahan ikhlas dan mendapat balasan dari Allah SWT," ungkap pria yang akrab disapa Achieve ini, kepada wartawan di Mataram, Selasa (14/11/2017).


Harapan ini bukan tanpa dasar kata pria mantan wartawan ini, sebab ada sejumlah kejadian sebelumnya yang menunjukkan sikap oknum pimpinan salah satu parpol justru menunjukkan hal yang berbeda dengan yang dilajukan sebenarnya dengan apa yang diungkapkan ke publik.

"Ada oknum Ketua partai di NTB saat pengusulan dokumen pahlawan, justru mengancam ke sejumlah pihak, akan menghalangi pengusulan tersebut di Jakarta. Namun, setelah penganugrahan, partai tersebut seolah-olah justru menjadi yang terdepan dalam pengusulan pahlawan Maulanasyeikh," bebernya.

Saat ditanya mengenai motivasi pimpinan parpol tersebut untuk menghalang-halangi pengusulan kepahlawanan Maulanasyeikh ke pemerintah pusat. Achieve mensinyalir hal tersebut sebagai salah satu manuver politik dan untuk menunjukkan eksistensi. Sehingga menghalang-halangi hanya tujuan politik, mendukung pun niatnya politis.

"Tapi yang namanya orang Sakit Jahil, tidak perlu motivasi dan alasan. Berbuat jahil merupakan hiburan dan kesenangan bagi yang hatinya gelap gulita. Mudahan kita semua dihindari dari penyakit jahil. Naudzubillahi min dzalik," pungkasnya.

(mn-07/r3)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik