Menu
Rabu, 17 Januari 2018 | 9:15:11 am

Kecam Sikap Presiden Trump, Gubernur TGB Serukan Perjuangkan Palestina

Kecam Sikap Presiden Trump, Gubernur TGB Serukan Perjuangkan Palestina

MATARAM - Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, mengecam dan menolak keras pernyataan serta sikap dzolim Presiden AS, Donal Trump yang mengakui dan mendukung penuh pemindahan ibukota Israil dari Tel Aviv ke Yerussalem.

Di hadapan ribuan jamaah usai menunaikan Sholat Jum’at (8/12/2017) kemarin, di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB, Gubernur NTB yang dikenal sebagai Tuan Guru Bajang (TGB) itu menegaskan, bahwa apa yang dilakukan oleh Trump, tidak hanya melukai hati miliaran umat Islam di seluruh dunia tapi juga telah bertentangan dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 478, tanggal 20 Agustus 1980, yang berisi mengesahkan Yerussalem sebagai Ibu Kota Israil adalah suatu pelanggaran hukum Internasional.

"Ini adalah kedzaliman yang tidak bisa dibiarkan," ujarnya seraya mengajak seluruh umat Islam untuk terus membantu perjuangan saudara-saudara yang ada di Palestina sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.


TGB juga menjelaskan kenapa ummat Islam harus menolak dan mengecam keras pernyataan dan sikap zolim Trump tersebut? Jawabnya menurut TGB karena Palestina merupakan tempat mulia ummat Islam dan dimuliakan oleh Allah SWT. Pertama, di dalam Palestina terdapat tempat suci ketiga Ummat Islam yaitu Al-Aqsa yang harus dibela. Sekitar 16 bulan lamanya Al-Aqsa menjadi kiblat ummat Islam sebelum dipindah menghadap ke Ka’bah.

Kedua lanjut TGB, Palestina merupakan tempatnya para nabi-nabi mulia yang diutus oleh Allah SWT. Sebagai tempat orang-orang mulia manusia pilihan Allah tak boleh diinjak atau dihuni oleh para Zionis Israil yang merupakan musuh bersama umat Islam. Ketiga, Palestina merupakan tempat Mi’rajnya nabi yang mulia Rasulullah SAW untuk menerima perintah agung umat Islam: Shalat 5 waktu.

“Maka Palestina harus selalu dalam hati kita,” ajak TGB. Di balik semua itu, lanjut TGB, sebagai ummat Islam harus banyak-banyak introspeksi diri kenapa Trump berani menyatakan sikap dzolim seperti itu. “Trump berani melakukan itu karena kita sesama muslim banyak yang tidak hanya saling benci tapi juga saling bunuh dan hancurkan. Kita ummat Islam tidak bersatu padu melainkan berpecah belah. Dengan kondisi seperti inilah kita mudah diserang dan dikalahkan,” paparnya.

Selain itu, Gubernur Ahli Tafsir Al Qur’an ini mengingatkan ummat Islam untuk terus meningkatkan kualitas diri dengan mendalami ilmu agama dan ilmu-ilmu lainnya yang bermanfaat dan memberikan kemanfaatan. “Jika Ummat Islam ini lemah dan saling terpecah belah maka akan mudah bagi musuh-musuh Islam untuk menginjak dan menghancurkan kita,” tegasnya.

Di akhir kajiannya, TGB mengajak seluruh umat Islam untuk terus membantu perjuangan Palestina untuk mendapatkan hak-haknya dan keadilan. “Jika ada penggalangan dana untuk membantu saudara-saudara di Palestina maka kita jangan sampai tidak ambil bagian menyisihkan sebagian rizki yang kita miliki,” pesan Gubernur TGB.

(mn-09/r3)

^ KEMBALI KE ATAS