Menu
Rabu, 13 Desember 2017 | 11:26:58 am

Seminggu Sebelum Perang Topat, Lobar "Begawe Roah Gubuq"

Seminggu Sebelum Perang Topat, Lobar "Begawe Roah Gubuq"

LOBAR - Begawe Roah Gubuq sebagai rangkaian dalam acara Perang Topat "Raraq Kembang Waru" dengan menyuguhan dulang untuk dimakan (Begibung) yang bertempat di Halaman parkir Pura dan Kemaliq Taman Lingsar, Senin (27/11/2017).

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat Ispan Junaidi menyampaikan filosofi dalam rangka mempersatukan spirit "Besemeton". "Acara ini akan kita budayakan seminggu sebelum acara inti Perang Topat Rarak Kembang Waru, dari Lingsar sepirit ini akan kita gaungkan hingga tingkat Nasional," ujarnya.

Ia mengucapkan terimakasih pada Polmas Lingsar, Kapolsek Lingsar yang kerja terus menerus membantu dengan diadakan acara ini. Dalam acara Begawe Roah Gubuq nanti akan dilepaskan burung merpati sebagai simbul perdamaian.


Sementara itu Bupati Lobar H. Fauzan Khalid dalam sambutannya menyampaikan Acara Begawe Roah Gubuq ini adalah rangkaian event perang topat seminggu sebelum acara inti Perang Topat Rarak Kembang Waru.

"Acara semacam ini perlu kita lestarikan karena acara kebanggaan masyarakat Lombok Barat untuk menarik wisatawan. terlebih masalah kebinekaan menjadi masalah nasional saat ini," katanya.

Beberapa waktu yang lalu di islamic center alumni Mesir merekomendasikan Nusa Tenggara Barat akan dijadikan sampel untuk penerapan islam moderat sehingga Polosofi perang topat adalah cerminan toleransi, dimana dalam tiap rangkaiannya mencerminkan hal-hal antar suku agama yang berbeda.

"Hal ini adalah contoh yang diwariskan oleh leluhur kita yang wajib kita pertahankan. Terkait pariwisata, Perang Topat ini adalah andalan untuk mengangkat harkat hidup masyarakat Lombok Barat dalam segi pariwisata. Kita terus mengembangkan destinasi wisata baru di Lombok Barat. Saat ini kita sedang menata gunung sasak, sebagai destinasi wisata dan juga Menata senggigi," jelasnya.

Lombok Barat siap menjadi contoh, masalah kebhinekaan. Ia menginginkan perang topat nantinya seperti perang tomat di Spanyol. Ia juga mengucapkan terima kasih atas suport rekan-rekan Kades dan unsur masyarakat.

Pada kesempatan terakhir juga membukaan Acara presean oleh Bupati Lombok Barat, di tandai dengan pemukulan ende oleh bupati dan kadis Pariwisata. Dilanjutkan dengan Pelepasan Burung Dara sebagai simbul perdamaian.

Hadir dalam acara tersebut Ibu Ketua TP-PKK Lobar Hj.Khaeratun Fauzan Khalid, Ketua DPRD Lombok Barat Hj.Sumiatun, Danramil Narmada Kapten I Wyn Sulendra, Seluruh Kepala SKPD Kab Lombok Barat, Kapolsek Lingsar IPDA Erny Anggraeni, Camat se Kab Lobar, Kades se Kec.Lingsar, Kadus Se Kec.Lingsar dan Sekitar 500 Tamu dan undangan yang terdiri dari Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Lingsar.

(mn-09/r3)

^ KEMBALI KE ATAS