Menu
Kamis, 24 Mei 2018 | 12:39:09 am

Desak Pemerintah Kumpulkan Dukungan Dunia, Ini Pernyataan Aliansi NTB untuk Palestina

Desak Pemerintah Kumpulkan Dukungan Dunia, Ini Pernyataan Aliansi NTB untuk Palestina

MATARAM - Sejumlah elemen yang tergabung dalam Aliansi NTB untuk Palestina Bela Baitul mendesak agar pemerintah Indonesia untuk menjadi garda terdepan dalam mengumpulkan dukungan dunia untuk membela rakyat Palestina.

Desakan tersebut dilontarkan sebagai upaya untuk menyuarakan penolakan Yerussalem sebagai ibukota Israel dan dukungan aksi damai kembali ketanah air Palestina.

Pada kesempatan tersebut salah satu elemen yang hadir, Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) NTB, lewat ketuanya TGH Musleh Kholil mengajak untuk semua umat islam agar ambil bagian terhadap apa yang saat ini sedang menimpa rakyat Palestina.

"Mari kita ambil bagian karena permasalahan yang dihadapi oleh rakyat Palestina bukan hanya persoalan kemanusiaan tapi juga persoalan keimanan," ucapnya di Mataram, Jumat (11/5/2018) kemarin.

Karena itu menurutnya, mengajak semua untuk membantu rakyat Palestina kalau tidak bisa secara fisik dan harta maka bisa lewat berdoa karena mengingat apa yang sedang terjadi di Palestina yang dilakukan oleh Israel patut dikutuk.

Ditegaskannya bahwa pesan atas sinyal yang ingin dikirim oleh Aliansi Untuk Palestina adalah agar pemerintah pusat mengambil langkah tegas terhadap apa yang dialami oleh Palestina seperti yang diamanatkan dalam UUD 1945.

Sementara itu dari elemen Aman Bhaktu Dunia Islam (Abadi), Lauhul Hamdi mengatakan bahwa seluruh lembaga kemanusian yang ada di NTB berkomitmen di bulan Ramadhan nanti akan melakukan edukasi pada masyarakat tentang apa yang sebenarnya terjadi di Palestina.

"Edukasi untuk anak anak dengan dongeng sedangkan untuk masyarakak umum akan diedukasi di masjid masjid dengab mendatangkan langsung ulama ulama Palestina dengan itu bisa langsung diketahui dan dipahami yang sebenarnya terjadi," ucapnya.

Tidak sampai disitu saja Aliansi Untuk Palestina juga menghimbau pada masyarakat untuk berdonasi dan donasi warga NTB selama ini cukup besar.

Pada kesempatan tersebut Aliansi untuk Palestina mengeluarkan tujuh point pernyataan.

1. Mengutuk dan mengecam tindakan israel brutal terhadap rakyat Palestina. Khusus pembunuhan dan pertempuran tak manusiawi untuk para pengunjuk rasa Aksi Damai Kembali ke Tanah Air Palestina.
2. ‎ Mendukung sikap Pemerintah RI yang mengecam tindakan israel yang mengoreksi Hak Azasi Manusia (HAM).
3. Mendorong Pemerintah RI untuk menginisiasi dukungan internasional dalam rangka membela rakyat Palestina dalam meraih hak-haknya.
4. Mengajak seluruh LSM dan para tokoh untuk menyuarakan pembelaannya terhadap rakyat Palestina dan mengakhiri penindasan yang dilakukan oleh israel.
5. Menghimbau ke para dai dan khatib untuk melakukan penyadaran kepada masyarakat dan mendoakan Bangsa Palestina dan juga mendorong lslam untuk mendukung mereka mendapatkan hak-hak kemanusiaannya.
‎6. Mengajak seluruh bagian masyarakat, terutama Bangsa Indonesia untuk berkontribusi blokade terhadap Gaza dan mendukung rakyat Palestina untuk mendapatkan pekerjaan dari penjajahan dan pendudukan ilegal, setta kembali ke tanah air mereka.
‎7. Menyeru dan mengajak orang-orang di seluruh dunia untuk lebih kuat dalam klaimnya terhadap Yerusalem (A Quds) sebagai ibukota Palestina.

(mn-07)

^ KEMBALI KE ATAS

Top News