Menu
Senin, 24 September 2018 | 10:08:53 pm

Peserta PPRA ke-57 Lemhanas Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Lombok

Peserta PPRA ke-57 Lemhanas RI, Colonel Lek Seng Khoon (kedua dari kanan), Kadus Bentaur, Murhat, dan Kombes Pol Adi Gunawan, menyerahkan bantuan secara simbolis di Dusun Bentaur, Desa Taman Sari, Gunungsari, Lombok Barat, Jumat (7/9/2018). Peserta PPRA ke-57 Lemhanas RI, Colonel Lek Seng Khoon (kedua dari kanan), Kadus Bentaur, Murhat, dan Kombes Pol Adi Gunawan, menyerahkan bantuan secara simbolis di Dusun Bentaur, Desa Taman Sari, Gunungsari, Lombok Barat, Jumat (7/9/2018).

LOBAR - Peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) ke-57 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI mengunjungi sejumlah lokasi pengungsian korban gempa Lombok yang berada di Dusun Bentaur, Desa Taman Sari, Gunungsari, Lombok Barat (Lobar).

Kehadiran PPRA ke-57, pada Jumat (7/9/2018), di tengah-tengah para pengungsi merupakan sebuah pengobat rasa trauma bagi warga yang kini kehilangan tempat tinggal akibat gempa magnitudo 7.0 SR serta gempa-gempa susulan yang berakibat luluh lantahnya ribuan pemukiman warga di sejumlah titik di wilayah Lombok.

Dalam kunjungan para peserta PPRA Angkatan ke-57 Lemhanas RI tersebut, menyalurkan bantuan berupa 1.100 selimut dan 10 unit MCK portabel.

PPRA ke-57 terdiri dari para Perwira Mabes Polri Kombes Pol Hadi Gunawan, Perwira Angkatan Darat Singapura Colonel Lek Seng Khoon, serta Advokat Alemina. Mereka menyempatkan berbincang dengan warga dusun yang jauhnya 2 kilometer dari jalan utama.

Khoon merasa terpanggil, sebab selama satu tahun belakangan ini menimba ilmu di Indonesia. “Indonesia sudah banyak membantu saya di sekolah Lemhanas. Saya ingin membalas budi. Semoga warga Lombok dapat terus bersemangat,” tuturnya dalam bahasa Indonesia yang cukup lancar.

Adi menambahkan, PPRA ke-57 diikuti 100 peserta, dimana keseluruhannya turut menyumbang dalam penggalangan dana untuk membantu korban gempa Lombok.

Dana yang dihimpun digunakan untuk pengadaan selimut dan pembangunan 10 unit WC umum. “Pengungsi di sini masih memerlukan kebutuhan dasar. Itu yang kita berikan. Ada beberapa titik yang memang masih kekurangan,” kata mantan Kapolres Sumbawa Barat itu.

Kadus Bentaur, Murhat, mengungkapkan sejumlah 215 rumah rusak berat terdampak gempa 7,0 SR pada Minggu (5/8) petang. Hingga saat ini masih ada 175 kepala keluarga yang tersebar di tenda-tenda pengungsian. “Warga saya 680 jiwa mengungsi. Rumah-rumah sudah diverifikasi. Semuanya rusak berat,” ujarnya.

Perwakilan PPRA ke-57 tersebut kemudian meninjau pembangunan MCK portabel di dusun Lendang Re, Desa Lembah Sari, Batulayar, Lombok Barat, dan Dusun Kerandangan, Desa Senggigi, Batulayar Lombok Barat. Sebanyak empat unit telah dibangun.

MCK portabel PPRA ke-57 juga sedang dibangun di dusun Klui, Mangsit, Malimbu, dan Mentigi, Desa Malaka, Pemenang, Lombok Utara.

(red)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik Hangat bulan ini !

Kolom | Rilis Pers | Opini


MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs media pemberitaan online. Melayani informasi dan berita khususnya mengangkat isu lokal daerah Nusa Tenggara Barat dengan memberdayaan kecepatan serta kedalaman informasi yang dikelola oleh jurnalis-jurnalis lokal yang handal.  Media online ini diperbaharui selama 24 jam dalam sehari, dan secara kreatif dan apik mengkolaborasikan teks, foto, video dan suara. Tim Kreatif Redaksi selalu berupaya menerapkan standar jurnalisme berkualitas dalam setiap liputan Redaksi

Selalu Terhubung :