Gubernur : Produk Gerabah Penujak Harus Mengikuti Tren Pasar

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, melihat-lihat hasil produksi gerbah, sesaat setelah melaunching Penujak Pottery Village Reborn, di Desa Wisata Penujak, Lombok Tengah, Sabtu (9/2/2019).

MN, LOTENG — Pangsa pasar gerabah hasil kerajinan masyarakat di desa Penujak semakin menurun di luar negeri. Bahkan pasar di dalam negeri pun saat ini juga menurun. Untuk mengembalikan kejayaannya, produk gerbah yang dihasilkan harus mengikuti tren pasar.

“Produk gerabah yang dihasilkan harus mengikuti tren pasar yang ada,” ujar Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, kepada masyarakat saat melaunching Penujak Pottery Village Reborn, Desa Wisata Penujak Lombok Tengah, Sabtu (9/2/2019).

Desa Penujak, Lombok Tengah (Loteng), pernah menjadi salah satu desa terkenal di mancanegara. Sebab, pada tahun 1990-an, masyarakat desa Penujak hampir seluruhnya menghasilkan kerajinan gerabah yang di ekspor ke luar negeri.

Bahkan, pada tahun-tahun itu, satu toko gerabah bisa mempekerjakan lebih dari seratus karyawan. Produk gerabah yang dihasilkan pun bisa ribuan dalam satu item dan semuanya dipesan oleh pelaku pariwisata mancanegara, seperti Argentina, Inggris, China, Amerika serta negara-negara asia lainnya.

Saat ini pasar gerabah di luar negeri semakin menurun. Bahkan, dalam negeri pun telah berkurang. Untuk mengembalikan kejayaan gerabah Gubernur Zul menegaskan produk gerabah yang dihasilkan harus mengikuti tren pasar kekinian.

“Apakah Produk gerabah kita hanya sebatas dilihat oleh turis saja, atau kita berharap gerabah ini akan dibeli oleh konsumen,” kata Gubernur Zul bertanya kepada masyarakat.

Gubernur Zul menjelaskan, agar produk gerabah dibeli para konsumen, maka kreasinya harus menarik. Termasuk ukurannya tidak besar, sehingga mudah dibawa oleh para wisatawan.

“Seperti di Jepang, orang membayar, ketika dia bisa melihat cara membuat produk gerabahnya, maka gerabahnya kecil, romantis dan ada nama kita di gerabah itu,” tuturnya.

Selain mengikuti tren pasar, Gubernur Zul juga mendorong hasil produk kerajinan gerbah desa Penujak dipamerkan untuk mengembalikan kejayaannya. –(hs-ntb/mn-03)

Bagikan :