Politik Identitas Rusak Kebangsaan, Mahfud MD Serukan Pemilu Damai di NTB

MN, MATARAM — Tokoh nasional Prof Mahfud MD, menyerukan agar masyarakat dalam menyambut pesta demokrasi pemilu 2019 dengan damai.

“Pemilu harus dilaksanakan dengan damai tidak boleh bermusuhan,” ucap Mahfud MD, saat bertemu dengan sejumlah wartawan di Mataram, Senin malam (11/2/2019).

Namun, menurut Mahfud MD, dalam perjalanannya ada hal mengkhawatirkan yaitu dengan munculnya politik identitas yang tendensinya dapat merusak dan mencabik ikatan kebangsaan.

Politik identitas dapat menimbulkan ekslusivitas dan perpecahan, memanasnya situasi politik menjelang pemilihan presiden karena disebabkan salah satunya adalah politik identitas. Maka, masyarakat diajak untuk menghilangkan politik identitas.

Mantan ketua MK itu menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk ikut mengkampanyekan pemilu yang damai. Hal ini menjadi salah satu tujuan kehadiran Mahfud MD di NTB bersama dengan tim Gerakan Suluh Kebangsaan.

Mahfud MD juga menyampaikan bahwa semua yang muncul menjadi calon, baik presiden dan wakil presiden maupun caleg sudah melalui seleksi konstitusional, sehingga siapa pun yang dipilih adalah sah adanya.

“Silahkan masyarakat pilih yang sebaik-baiknya dengan dasar pilihan adalah track rekord dan menurut saya, masyarakat harus didewasakan maka harus lihat treck record,” pungkasnya.–(mn-07)