Wagub Promosi Pariwisata NTB ke Ribuan Anggota Adeksi

MN, MATARAM — Ribuan anggota dan pimpinan DPRD Kota seluruh Indonesia hadir dalam rangka Rapat Kerja ke IV Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI) di Kota Mataram, NTB.

Rapat kerja beserta seluruh rangkaiannya itu, dihelat mulai 25 Februari kemarin hingga 28 Februari 2019 mendatang. Di hadapan ribuan Anggota Adeksi itu, Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah menceritakan keindahan NTB.

Daerah dengan dua pulau utama, ungkap Wagub, yaitu Sumbawa dan Lombok memiliki destinasi wisata yang seluruhnya indah. Seperti air terjun, pantai, gunung Rinjani, Gunung Tambora, keindahan bawah laut dan mutiara yang berkilau.

“Sulit mencari daerah di NTB ini yang tidak indah. Semuanya indah,” ungkap Wagub saat pembukaan Raker Adeksi itu, Selasa (26/2/2019).

Wagub Rohmi, menjelaskan destinasi wisata yang ada di NTB ini, tidak hanya keindahan alam. Namun juga budaya, baik itu adat istiadat maupun hasil karya masyarakat seperti gerabah dan tenun.

“Kain tenun di sepuluh kabupaten /kota se-NTB ini memiliki identitas masing-masing,” jelas Wagub Rohmi.

Selain menceritakan keindahan alam dan budaya, Wagub juga menjelaskan bahwa saat ini NTB sudah pulih pasca bencana gempa bumi tahun 2018 lalu. “Semua tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan. Semua sudah pulih dari berbagai segi,” tegas Wagub.

Hanya saja di tengah pulihnya NTB ini, kata Wagub, masyarakat dan pemerintah dihadapkan dengan harga tiket yang mahal.

“Ini tidak hanya terjadi di NTB, namun hampir di seluruh Indonesia. Kita berharap harga tiketnya bisa lebih murah,” harapnya. Terkait Rekernas Adeksi, Wagub Rohmi berharap akan lahir hal-hal baik yang dapat dijadikan rekomendasi dalam pengambilan kebijakan. Terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebelumnya, Ketua Umum ADEKSI H. Armuji, menjelaskan Rakernas itu dilaksanakan sesuai amanat organisasi. Yaitu untuk melakukan konsolidasi nasional anggota ADEKSI mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan, menyusun program kerja dan anggaran tahunan. Selain itu juga untuk membahas isu-isu relevan, mengkaji ulang berbagai kebijakan sehingga terumuskan suatu keluaran berupa kerangka kebijakan.

Rakernas dan seminar nasional itu katanya diorganisir menuju tercapainya tujuan yang penting dan direkomendasikan dalam membangun sistem pemerintahan indonesia.

“Menggali pemikiran dan membangun kesepahaman tentang model otonomi daerah yang sesuai dengan amanat konstitusi sesuai dengan kondisi bangsa Indonesia yang majemuk untuk mempercepat kesejahteraan bangsa,” jelas Ketua DPRD Kota Surabaya itu.

Ia juga menjelaskan kegiatan itu untuk menggali pemikiran dan mengkaji ulang perimbangan keuangan yang adil antara pusat dan daerah sesuai dengan kewenangan yang diberikan untuk mencapai tujuan kemerdekaan

Rakernas ADEKSI yang ke IV di Hotel Lombok Raya Mataram kali ini bertema “Memperkuat otonomi, memperkokoh NKRI untuk keadilan dan kesejahteraan bamgsa” Refleksi UU 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

—(hs-ntb/mn-07)

Bagikan :