Proteksi Produk Kentang Sembalun, Pemprov NTB Keluarkan Pergub

Mataram, MATARAMnews – Untuk melindungi atau memproteksi produk kentang asal Sembalun, Lombok, Pemerintah Provinsi NTB telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) NTB tentang peredaran benih kentang.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura NTB, Ir. Abdul Ma’ad, mengatakan Pergub, Nomor 17 tahun 2011 itu, sudah dikeluarkan pada 22 Agustus 2011 lalu, untuk melindungi kentang Sembalun, sehingga kentang yang keluar masuk NTB harus melalui izin.

“Untuk kentang kita tertinggi di Indonesia, 30 ton per hektar,”katanya, Selasa (24/1).  

Menurut dia, saat ini petani di Sembalun dalam beberapa tahun terakhir bermitra dengan perusahaan penyedia makanan ringan PT. Indofood. Produk petani Sembalun akan dibayar setelah kentang sampai di gudang perusahaan di Jakarta. Namun, jika dalam perjalanan ada kendala yang menyebabkan kentang tidak sampai ke Jakarta akibat rusak maka petani akan merugi.

“Oleh karena itu kita terapkan proteksi melalui Pergub itu,”ujarnya.

Saat ini, pihaknya tengah serius mempersiapkan lahan pertanian di Sembalun, Lombok Timur (Lotim) sebagai salah satu sentral pengembangan produksi kentang nasional. Rencananya, pengembangan kentang dilakukan diareal seluas 150 hektar.

“Kalau di ukur secara potensi lahan ada sekitar 800 hektar yang akan dikembangkan kedepan, namun itu semua juga tergantung permintaan pasar,”jelas Ma’ad.

Bagikan :