PMII Lombok Tengah Kecam Penembakan di Masjid Kota Cristchurch Selandia Baru

LOTENG, MN — Peristiwa penembakan di dua masjid kota Christchurch, Selandia Baru mendapat kecaman dari berbagai kalangan. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lombok Tengah mengecam keras aksi tersebut.

“Peristiwa tersebut merupakan tindakan biadab yang tidak mempunyai nilai prikemanusiaan terhadap sesama dan merusak citra kedamaian dalam berbangsa dan bernegara. Pelaku harus mendapatkan hukuman sesuai perbuatan yang dilakukan,” kata Ketua PMII Lombok Tengah, L. Muh. Harun, Jumat kemarin.

Karena itu, PMII Lombok Tengah tegas Harun, meminta kepada negara setempat untuk segera mengusut tuntas peristiwa penembakan di dua masjid kota Christchurch itu.

Menurutnya, pelaku penembakan tersebut diduga merekam aksi kejahatannya di Masjid Al Noor dan menyiarkan langsung aksinya saat melepaskan tembakan membabi buta melalui Facebook Live.

Meski menyakitkan, namun PMII Lombok Tengah meminta umat muslim bersabar menanggapi insiden tersebut. Ia juga mengaku telah melihat video yang tersebar luas di media sosial.

PMII Lombok Tengah mengajak kepada seluruh umat dimanapun berada dalam menjaga nilai toleransi dan saling menghargai, menghormati sesama umat.

Saat ini Kepolisian Selandia Baru menyatakan total korban tewas bertambah menjadi 49 orang dalam peristiwa penembakan di dua masjid kota Christchurch, Selandia Baru.

Diperkirakan 41 tewas di masjid Al Noor, tujuh di masjid Linwood Islamic Center, dan satu korban lainnya tewas di rumah sakit,” demikian ujar Mike Bush, Komisioner Kepolisian Selandia Baru, seperti dilansir Reuters.

–(mn-05)