Bersih-bersih Pantai Gili Trawangan, Humas dan Pewarta Sinergi Bangkitan Pariwisata

KLU, MN — Sebagai bentuk kepedulian yang menjadi program sosial kehumasan serta memacu peningkatan kunjungan para wisata baik mancanegara maupun domestik, Humaspro Setda KLU dan Forum Pewarta melaksanakan kegiatan bersih-bersih pantai di seputaran jalan dan pesisir pantai wisata Gili Trawangan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para awak media cetak, media elektronik dan media online yang ada di KLU. Bersih-bersih pantai itu dipimpin Kabag Humas dan Protokol Setda KLU Mujaddid Muhas, bersama jajaran kehumasan beserta para anggota Forum Pewarta dari unsur media, hadir pula perwakilan PWI NTB H. Rudi Hidayat.

Bersih-bersih pantai dimulai dari pelataran jalan depan penginapan hingga dermaga penyeberangan yang ada di Gili Trawangan.

Usai kegiatan bersih-bersih jalan, pantai, dan fasilitas umum lainnya, sebagai bentuk kebersamaan antara Forum Pewarta dan unsur kehumasan Setda KLU diadakan juga main futsal pantai.

Ketua PWI NTB H. Rudi Hidayat, kepada Tim Liputan Humaspro mengungkapkan apa yang digagas oleh Humaspro dengan Forum Pewarta KLU ini gagasan terap kreatif, artinya menghadirkan wartawan di daerah-daerah wisata yang tengah bangkit.

“Suatu upaya bagaimana pers bersinergi dan membantu spirit pembangunan yang ada di KLU, karena pascagempa infrastruktur maupun sarana-sarana yang lain perlu segera dibangun dan digerakkan, termasuk perekonomian masyarakat,” kata Rudi disela kegiatan tersebut, Sabtu (16/3/2019).

Pariwisata di KLU merupakan hal vital lantaran menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pendapatan masyarakat yang multiefeknya besar. Selain ditopang oleh panorama dan pesona alam yang begitu indah.

Apa yang dilakukan Humaspro dan Forum Pewarta KLU itu, lanjutnya, bisa menjadi sarana penyiaran pariwisata di Lombok Utara khususnya pada tiga gili segera pulih dan normal kembali.

“Ini upaya mulia, tak kalah menariknya adalah keikutsertaan para awak media untuk bersih-bersih pantai, mengingatkan bagaimana kita selalu bisa menjaga kebersihan dan kenyamanan. Terutama sampah untuk dibuang pada tempatnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kabag Humas Protokol Setda KLU Mujaddid Muhas, menyatakan Forum Pewarta merupakan forum reguler antara kehumasan dengan para pewarta sebagai wadah sinergis dan berkegiatan sosial seperti bersih-bersih pantai dan sebagainya.

Dengan kegiatan tersebut, lanjutnya, secara simbolik menginspirasi pola hidup bersih pada kawasan wisata, diharapkan dapat membuat wisatawan mancanegara maupun domestik merasa lebih betah dan senang tinggal di daerah wisata.

Semoga pada masa mendatang, kegiatan Humas dan Pewarta lebih kreatif dan bermanfaat lagi pada kawasan wisata lainnya.

–(hs-klu/mn-07)