Madrasah Ibtida’yah Darul Hikmah NW Jeruk Manis Pemepek

Loteng, MataramNews – Kencangnya angin beberapa hari ini membuat beberapa bangunan rusak ditimpa pohon yang tumbang akibat diterjang angin, hal ini terlihat pada Madrasah Ibtida’yah (MI)  Darul Hikmah NW Jeruk Manis Pemepek. MTs Mambaul Ulum Pidade Sintung Kecamatan Pringgarata dan MTs Nurul Iman Ujan Rintis Mertak Tombok Kecamatan Praya Loteng.

Beruntung dalam insiden ini tidak mengalami korban jiwa, Kondisi ketiga madrasah tersebut rusak total. MI Darul Hikmah terlihat rusak parah. Satu ruangan kelasnya tertimpa pohon dan dua ruang lainnya, sehingga para siswa yang berjumlah sekitar 65 orang harus belajar di masjid.

Pohon yang menimpa madrasah tersebut belum dapat disingkirkan dan harus menggunakan mesin senso karena pohon kayu yang menimpa bangunan tersebut cukup besar. Diperkirakan kerugiannya yang dialami dalam insiden ini mencapai ratusan juta lebih, karena ruangan yang rusak tiga kelas, ungkap Kepala MI Darul Hikmah NW Jeruk Manis Pemepek Masdariah, S.PdI saat ditemui 27/1/2012.

Sedangkan MTs Mambaul Ulum Pidade Desa Sintung terliahat kondisi atapnya rusak berat akibat diterjang angin, bahkan atapnya rusak pada saat siswa belajar. Namun beruntung pihak madrasah mengeluarkan siswanya karena melihat atap madrasah sudah goyah oleh kerasnnya angin, sehingga para siswa selamat semauanya.

Sedangkan untuk proses belajarnya siswa sementara ditempatkan di mushalla yang ada di lingkungan madrasah, kerugian diperkirakan atas kejadian ini sekitar seratus juta, ungkap Ust. Pajarudin, S.PdI.

Kondisi MTs Nurul Iman Ujan Rintis Merta Tombok Praya terlihat tembok bangunan lantai dua runtuh terlihat puing-puing tembok tersebut berserakan. Kepala Kemenag Loteng Drs. HM. Nasri Anggara, pada saat dimintai keterangannya  mengatakan “terkait kondisi madrasah yang terkena musibah atau bencana memang kami sudah mendapat laporannya. Kondisi ini tidak bisa diperkirakan karena cuaca yang tidak menentu, ungkapnya.

Kami sarankan kepada madrasah yang terkena bencana seperti ini untuk mengambil gambarnya dan melaporkan kejadian tersebut kepada pemda dan juga dinas terkait, seperti Dikpora dan kami juga yang di kementrian Agama Loteng. Dan selanjutnya pihak madrasah membuat proposal bantuan penanggulangan bencana, dan dipemerintah pusat juga ada bantuan dana bencana.

Sedangkan bagi madrasah atau sekolah yang terkena bencana kalaupun kondisinya darurat agar segera melaporkan kepada pemda dan dinas sosial, ungkapnya. Sehingga siswa tetap mengikuti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya, jadi intinya pihak sekolah atau madrasah segera melaporkan kondisi kejadiannya, jelasnya. 





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !