Tiga Menteri Bakal Datang Ke Kota Mataram

MATARAMnews – Tiga menteri yakni, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perdagangan dan Menteri Koperasi dan UKM direncanakan akan datang ke Kota Mataram untuk meresmikan pemanfatan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di Jalan Peresean Kota Mataram dijadwalkan tanggal 11 Oktober mendatang. Peresmian lapak ini sebagai rangkaian kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Manajemen Bisnis Kuliner bagi PKL di Kota Mataram yang saat ini sedang berlangsung di Hotel Lombok Raya. Pernyataan itu dilontarkan Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (diskoperindag) Kota Mataram Wartan SH usai pembukaan diklat, Rabu (5/10).

{xtypo_info}FOTO: Sekda Kota Mataram, Ir.HL Makmur Said MM, dalam sambutannya pada Diklat Manajemen Bisnis Kuliner Bagi PKL {/xtypo_info}

Rencana itu dibenarkan oleh  Kasubbid Program Diklat SDM Kementerian Perdagangan Elgetrisna dan Ketua APLKI Kota Matara M. Nurrahman yang hadir saat pembukaan diklat tersebut. Program pembangunan lapak PKL itu merupakan kerjasama dari pemerintah pusat, Pemkot Mataram dan APLKI.

Dijelaskan  Kadiskoperindag, sebagai rangkaian peresmian lapak saat ini sebanyak 50 PKL Kota Mataram di tiga lokasi yakni Jalan Veteran, Jalan Peresean dan Jalan Gebyar sedang mengikuti Diklat Manajemen Bisnis Kulier  mulia tanggal 5-8 Oktober yang merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman tiga kementerian yaitu Menteri Dalam Negeri, Menteri Perdagangan dan Menteri Koperasi dan UKM tentang Sinergitas Program Pegembangan Ekonomi dan Penataan Lingkungan Perkotaan melalui Sektor Usaha Mikro.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan PKL dalam pengelolaan dan pemasaran bisnis kuliner, meningkatkan motivasi dan kewirausahaan para PKL sehingga mampu menghadapi persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat, dan membangun rasa kebersamaan antar sesama PKL baik dalam kerjasama untuk produksi maupun membangun dan mewujudkan PKL yang maju religius dan berbudaya di Kota Mataram. “Materi yang diberikan antara lain, rantai persaingan bisnis kuliner, pemasaran kuliner, dan pelayanan prima dalam bisnis kuliner. Dengan mendatangkan nara sumber yang handal di bidangnya,” katanya.

Diklat Manajemen Bisnis Kuliner Bagi PKL itu dibuka Sekda Kota Mataram, Ir.HL Makmur Said MM. Dalam sambutannya Sekda memberikan semagat bagi para PKL agar tidak berkecil hati berusaha sebagai PKL. Sebab PKL wirausaha yang sangat tangguh. Terbukti ketika terjadi krisis ekonomi tahun 1997 hanya PKL yang mampu bertahan. Bahkan pertumbuhan ekonomi di Kota Mataram yang mencapai 7-8 persen pertahun salah satunya merupakan konstribusi  dari pedagang termasuk PKL yang sangat luar biasa.

Terkait dengan itu, Sekda berharap agar PKL dapat mengikuti pelatihan tersebut dengan sungguh-sungguh. Karena diklat tersebut merupakan bukti perhatian pemerintah pusat terhadap keberadaan PKL di Kota Mataram. “Apalagi Diklat seperti ini sangat jarang, kalau pun ada PKL akan mengeluarkan dana, tapi ini sebaliknya PKL yang diberikan dana. Karena itu manfaatkan kesempatan ini dengan baik,” pinta Sekda.

(Rilis Humas Pemkot Mataram : Nir)