Ansor NTB Gelar Zikir dan Do’a untuk Keselamatan Bangsa

Acara zikir dan do'a PW GP Ansor NTB, di kediaman Ketua PW GP Ansor NTB di desa Bonder Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah, Kamis malam (25/4/2019).

LOTENG, MN–Gerakan Pemuda Ansor NTB menggelar zkir dan do’a untuk keselamatan bangsa. Merajut ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah basyariah.

“Semoga apa yang kita harapkan bersama untuk kebaikan daerah dan bangsa kita lebih baik lagi. Mari kita rajut kembali bersama-sama. Tentu kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan di setiap kabupaten dan kota di NTB,” ucap Ketua PW GP Ansor NTB, H. Zamroni Aziz.

Zikir dan do’a tersebut yang di laksanakan Pimpinan Wilayah GP Ansor NTB di kediaman Ketua PW GP Ansor NTB di Desa Bonder Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah, Kamis malam (25/4/2019), dihadiri juga oleh Kapolda NTB Irjen Pol Drs Achmat Juri, Kabinda NTB H. Tarwo Kusnarno, Kepala Kanwil Kemenag NTB H. Nasaruddin, Perwakilan Danrem 162/WB, TGH. Muhlis Ibrahim, TGH. M. Taisir, Kapolres Mataram, Kapolres Loteng, Kepala Kemenag se Lombok, para tuan guru, tokoh lintas agama, pemuda dan mahasiswa.

Kakanwil Kemenag NTB, H. Nasaruddin mengajak semua masyarakat dalam kesempatan itu untuk merajut kebersamaan sesama muslim, sesama anak bangsa. Ia yakin masyarakat sudah memahami makna Ukhuwah Islamiyah (Islam), Ukhuwah Wathoniyah (Kebangsaan) dan Ukhuwah Basyariyah (Kemanusiaan).

“Sebagai rasa syukur, kita do’a bersama, dan semoga kita tetap menjaga keamanan dan kedamaian ini terutama di daerah kita ini,” ajaknya.

Menurut Kakanwil NTB, dengan adanya rasa aman dan damai ini, pemerintah mampu membangun lebih baik dan dapat dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat.

“Kami yakin yang hadir saat ini mampu mensyiarkan tentang tema Ukhuwah Islamiyah, Wathoniyah dan Basyariyah. Kami minta kepada seluruh Kemenag kota kabupaten untuk melaksanakan kegiatan di masing-masing daerah,” imbuhnya.

Sementara itu Kapolda NTB, Irjen Pol Drs Achmat Juri mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah melaksanakan pemilu yang berjalan aman dan lancar.

“Kita jaga bersama rasa aman ini sampai seterusnya. Tidak boleh berhenti sampai bulan oktober nanti harus kita jaga rasa aman dan nyaman ini. Warisana yang baik ini harus diteruskan oleh para generasi kita nantinya kedepan. Kewajiban kita bersama dalam hal ini adalah menjaga NKRI,” tandasnya.

(mn-08)