Wakil Gubernur NTB
- advertisement -

MATARAM, MataramNews – Wakil Gubernur NTB, Ir. Badrul Munir, MM menegaskan bahwa pembebasan sebagian tanah di jalur By Pass menuju Bandara Internasional Lombok (BIL) di Kabupaten Lombok Tengah yang hingga kini belum juga dibebaskan diharapkan akan bisa dituntaskan pada tahun ini.

“Tahun ini akan kita bebaskan sisanya itu. Anggarannya sudah kita siapkan bersama-sama Pemda Kabupaten,” kata Badrul saat di temui sejumlah wartawan diruangannya, Selasa (10/1) kemarin.

Untuk pembebasan sebagian tanah yang diperuntukkan sebagai bahu jalan itu, Badrul Munir menuturkan, Pemprov NTB telah menganggarkannya melalui APBD murni NTB. Namun, saat di singgung berapa rincian anggaran yang harus dikeluarkan Pemprov NTB untuk membebaskan tanah tersebut, Badrul tidak ingat berapa dana yang dianggarkan untuk pembebasan sisa tanah tersebut.

“Modelnya shering anggaran bersama Pemda Kabupaten, yakni sama  50:50,”terangnya.

Lebih lanjut, Wagub mengatakan negosiasi antara pemilik tanah dan pemerintah masih terus berlangsung dan diharapkan sudah bisa diselesaikan agar pengerjaan jalan akses By Pass dari Patung Sapi Lombok Barat menuju BIL di Lombok Tengah sudah bisa lancar.

Sedianya pembangunan jalan akses menuju Bandara Internasional Lombok (BIL) sepanjang 21,3 kilometer dengan bentuk dua jalur empat lajur itu akan dirampungkan akhir Desember 2011.

Namun. kenyataannya hingga saat ini belum juga rampung karena masih terkendala pembebasan lahan. Sebab, pada ruas jalan tertentu terdapat saluran drainase di tengah jalan sehingga harus dilebarkan lagi agar dapat dibangun bahu jalan sehingga pengerjaan jalan akses BIL secara keseluruhan belum bisa dinyatakan rampung.

Terkait hal itu, Badrul mengatakan permasalahan itu mencuat karena kesalahan penafsiran saat pembebasan lahan diawal pengerjaan proyek jalan dengan dukungan dana APBN 2008 hingga 2010 itu. Dimana, saat itu tidak diperhitungkan secara cermat keberadaan drainase sehingga masalah kemudian muncul dan terpaksa harus mengalokasikan anggaran tambahan untuk pembebasan lahan di sekmen tertentu itu.

“Kita harap negosiasi tanahnya cepat selesai agar pengerjaan jalan tersebut juga bisa segera diselesaikan,”harap Badrul.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !