Wakil Gubernur NTB

MATARAM, MataramNews – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB melalui kerjasama Indonesia Jerman meminta dukungan kepada pemerintah Jerman untuk membantu dalam mendorong program pengembangan wirausaha baru penataan 1.000 lebih lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) atau di sebut juga dengan Pedagang Kreatif Lapangan yang kini tengah di galakkan pemerintah daerah mulai dari ujung timur Pulau Sumbawa hingga ujung barat Pulau Lombok. 

Harapan Pemprov NTB itu, disampaikan Wakil Gubernur NTB, Ir. Badrul Munir, MM di saat memberikan sambutan pada acara pembukaan pameran keliling khusus seputar Kerjasama Pembangunan Indonesia-Jerman, bertempat di Arena Budaya Universitas Mataram (unram), Senin (16/1) kemarin.

“Melalui ini kami berharap kerjasama untuk membangun inovasi dan kreativitas sector swasta melalui pengembangan wirausaha baru yakni penataan 1.000 PKL pedagang kreatif lapangan. Dengan demikian, tidak ada penggusuran PKL tetapi penataan lapak agar mereka bisa menjadi wirausaha kreatif lapangan,”katanya.

Lebih lanjut, Badrul memaparkan melalui penataan PKL itu tidak ada lagi pemandangan kumuh. Namun, diupayakan para PKL juga hanya menjual produk makanan tetapi menjual produk kreatif spesifik sehingga dengan begitu ada upaya penciptaan lapangan kerja baru.

Oleh karena itu, Badrul mengharapkan dukungan badan kerja sama Jerman untuk menggalakkan program tersebut.

“Mudah-mudahan kami dengan GTZ atau badan kerja sama Jerman bisa memfasilitasi pemberdayaan PKL ini mulai dari ujung timur Pulau Sumbawa hingga ujung barat Pulau Lombok,” ujar Badrul. 

Pengembangan kerjasama ekonomi kreatif untuk menciptakan lapangan kerja baru tidak lain dilakukan untuk pengembangan ekonomi kreatif bagi masyarakat di NTB.

Pemerintah Indonesia dan Jerman menggelar pameran keliling khusus di delapan kota besar di Indonesia, termasuk di Mataram, guna menampilkan dampak dan pendekatan kerja sama yang selama ini terbina.

Pameran sendiri digelar di Arena Budaya Universitas Mataram (Unram) dari 16-21 Januari 2012. Menampilkan fitur-fitur kerja sama pembangunan, pameran keliling tersebut dimulai di Jakarta, pada Oktober 2011, kemudian di Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Mataram, Makkasar, dan Balikpapan, yang dijadwalkan rampung Februari 2012.

Sponsor utama pameran keliling Indonesia Jerman itu, Kementerian Federal Kerja sama Ekonomi dan Pembangunan (BMZ), yang dijalankan oleh Deutsche Gesellschaft fuer Internationale Zusammenarbelt (GIZ) dan Kreditanstalt fuer Wiederaufbau (KfW). Turut disponsori oleh Federal Institute for Geosciences and Natural Resources (BGR) dan The German Academic Exchange Service (DAAD).   

        

 





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !