MATARAM, MATARAMnews – Kali ini aksi terror bom dialamatkan ke Kantor Gubernur NTB. Aksi teror ini dengan ditemukannya sebuah benda mencurigakan yang diletakkan diwilayah kantor Gubernur NTB yang terletak di jalan Pejanggik Mataram, Minggu (22/1/2012) pagi.

Benda yang mencurigakan berupa bungkusan,  berdiameter 20 cm x 40 cm tersebut diletakkan ditangga belakang gedung Graha Praja Bhakti, diluarnya ada tulisan ‘BOM’.

Bungkusan plastik warna hitam tersebut ditemukan pertama kali oleh salah seorang pegawai kantor Gubernur NTB bagian peralatan (sound system,red) Muhrim saat akan mempersiapkan peralatan gedung Graha Praja Bhakti yang akan digunakan oleh sebuah Multilevel pada sekitar pukul 07.00 wita.

Atas penemuan benda yang mencurigakan tersebut dan tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, penemuan tersebut langsung dilaporkan ke pihak Sat Pol PP kemudian diteruskan ke kepolisian.

Muhrim sebagai saksi menyebutkan bahwa awalnya tidak begitu menghiraukan benda tersebut,namun setelah mempersiapkan peralatan sound system, benda tersebut diperhatikan lagi, namun ia tidak sendiri melainkan bersama dengan seorang temannya. “Saya sempat mengangkat bungkusan itu namun saya taruh kembali begitu melihat didinding bungkusan ada tulisan ‘BOM’,” katanya ketika ditemui di tempat kejadian.

Menurutnya, saat itu ia bersama temannya sempat panik,kemudian penemuan tersebut dilaporkan ke Sat Pol PP. “Pak Kasi Ops. Sat Pol PP yang kemudian melaporkan penemuan itu kepada polisi,” terangnya.

Sementara itu,pihak kepolisian yang mendapatkan laporan langsung ke tempat kejadian dan mengambil tindakan dengan membentangkan garis polisi sambil menunggu datangnya tim Gegana Brimob Polda NTB.

Satu unit tim Gegana dengan peralatan lengkap dan sesuai dengan protap mereka langsung bekerja.
Bahkan pada saat dilakukan pengecekan terhadap isi bungkusan dengan menggunakan X-Ray terlihat ada yang mencurigakan seperti lempengan besi.

Tepat pada pukul 12.10 wita, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sebelum dilakukan penguraian bungkusan dengan cara diledakkan, semua yang berada dilokasi diminta untuk menjauh bahkan orang-orang yang sedang mengikuti kegiatan  multilevel di gedung Praja diminta untuk keluar dan hal tersebut membuat anggota multilevel tersebut sedikit panik dan bertanya-tanya ada apa.

Bungkusan diuraikan, dan isinya langsung dibawah menuju Sat Brimob Polda NTB untuk dilakukan penelitian, namun dari bekas ledakan terlihat serpihak buah-buahan.

Wakapolres Mataram, Kompol Deni Priadi mengatakan bahwa, awalnya polisi mendapatkan laporan dari pihak Sat Pol PP kemudian menghubungi pihak Gegana Brimob Polda NTB. Namun ketika ditanya apa isi bungkusan yang baru saja diuraikan oleh tim Gegana tersebut,  Deni belum mengetahuinya. “Apa isisnya masih dilakukan penelitian,” kata mantan Kabag Ops Polres Dompu ini ketika ditemui dilokasi kejadian.

Sementara itu, Kasat Pol PP Pemprov NTB, Ibnu Salim,mengatakan bahwa dengan adanya kejadian tersebut pihaknya akan meningkatkan pengawasan dan pengamanan. Untuk mengetahui apa dan siapa serta apa motif dibalik bungkusan bertuliskan ‘BOM’ tersebut mari kita tunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !