Pengawalan Terhadap Penggunaan Dana BOS

(MATARAM), MATARAMnews – Semua pihak diminta untuk  secara bersama-masa melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana bantuan BOS yang dikucurkan ke sekolah. Kita belum mampu untuk melakukan pengawasan dan diperlukan ikut serta semua pihak,: Ucap Kadispora NTB Drs HL Syafii ketika ditemui setelah menggelar hearing dengan KAMMI NTB diruang Sekda NTB, Selasa (14/2) pagi.

Menurutnya, pengawasan dan pengawalan terhadap penggunaan dana BOS merupakan kewajiban semua pihak dan juga sudah diamanatkan dalam konstitusi. termasuk Wartawan juga berhak untuk melakukan pengawasan.” Terangnya.

Mantan Kadispora Kota Mataram ini juga menerapkan sebuah aturan yang diberlakukan pada setiap sekolah, yang mana dengan aturan tersebut semua pihak pihak memantau penggunaan dana BOS tersebut. Aturan yang sudah diberlakukan tersebut yaitu Manajemen Masjid setiap sekolah harus mengumumkan dan menempelkan setiap penggunaan BOS. “Kita ingin adanya keterbukaan,” Tegasnya.

Sementara itu, jika nantinya ada sekolah yang melakukan penyelewengan penggunaan dana BOS diminta untuk dilaporkan dan akan ditindak tegas. Disisi lain ada sekitar ada  8 sekolah di NTB  yang dana BOS belum cair ini dikarnakan sekolah tersebut ada yang belum memiliki ijin operasional dan ada kesalahan entri data, namun untuk dananya sendiri sudah ada sebesar Rp 7 milyar.

Dari data yang beredar sekolah yang belum dicairkan dana BOS nya itu berada di KLU ada 2 sekolah, Lotim 3 sekolah, Lobar 1 sekolah dan Loteng 2 sekolah.