Dua Pelaku Perampokan, Lolos Setelah Berhasil Bobol Rumah Pengusaha

ilustrasi

MATARAMnews – Rumah seorang pengusaha, tempat kecantikan dan pusat  penjualan oleh-oleh disatromi perampok, Kamis (06/10/2011) pagi. Dua orang yang diduga sebagai  pelaku perampokan berhasil  menyatroni rumah pengusaha atas nama Fairus yang terletak di jalan Arya Banjar Getas No.9, Bagik Kembar, Kecamatan Ampenan.

Kejadian diperkirakan pukul 09.30 wita, dimana kedua pelaku yang memiliki ciri-ciri tinggi besar dan satu orang bertubuh kecil menggunakan jaket warna hitam itu, berhasil menggondol anting emas seberat 10 gram.

Aksi keduanya berjalan mulus, mereka leluasa mengobrak abrik isi kamar tidur utama, setelah sebelumnya melumpuhkan seorang pembantu rumah tangga yang saat itu seorang diri menjaga rumah, sedang kedua pemilik rumah  sedang tidak ada karena pergi bekerja.

Kejadian ini merupakan yang kedua kalinya, rumah yang ditempati oleh pasangan, Ludi Yulianto dan Fairus, namun pada kejadian tersebut empat dari lima orang pelakunya berhasil ditangkap oleh warga dan kini pelakunya sedang diproses di pengadilan.

Menurut penuturan sakasi, Aminah (PRT), saat kejadian ia sedang mencuci pakaian dibelakang rumah, tiba-tiba ia melihat seseorang melintas di ruang tengah, dan bergerak menghampiri ditodong pisau yang diarahkan kelehernya. Saking takut, ketika salah seorang pelaku bertanya dimana kunci mobil Handa Jazz milik majikannya, langsung dijawabnya, “dibawa sama ibu,” ucapnya.

Bahkan, karena ketakutan, agar tidak disakiti oleh para pelaku, Aminah sempat menyuruh ambil apa saja, ”saya suruh mereka silahkan ambil barang apa saja asal jangan sakiti saya,” terangnya dengan raut muka masih tegang.

Namun, setelah lepas dari ancaman todongan pisau pelaku, Aminah langsung lari keruang blakang dan menghubungi majikannya lewat ponsel, dan setelah berusaha meminta pertolongan pada warga sekitar, namun sayang lewat mana pelaku masuk dan keluar dari rumah tidak diketahui secara pasti.

Sementara itu, menurut penuturan pemilik rumah, Ludi Yulianto, suami dari Fairus, mengatakan bahwa kejadian tersebut diketahui setelah mendatap telepon dari pembantunya, saat itu ia sedang berada dikantornya. ”Bibi sempat diancam dengan pisau dan meminta kunci mobil,” ucapnya ketika ditemui dirumahnya.

Menurutnya, bahwa ia sudah merasa curiga karena beberapa malam waktu yang lalu ada orang yang tidak dikenal datang dan berpura-pura ngobrol menanyakan siapa-siapa dirumah kepada penjaga malamnya.

Tambahnya, barang yang berhasil diambil oleh pelaku yaitu dua anting seberat 10 gram yang disimpan dalam kotak perhiasan, sedangkan perhiasan lainnya tidak diambil.

Sementara itu, aparat kepolisian yang mendapat laporan langsung mendatangi tempat kejadian, namun disekitar rumah sudah terlihat warga yang berkerumun menunggu apakah pelakunya masih ada didalam rumah, “kami langsung datang begitu mendengar suara orang minta tolong ada rampok,” ucap salah seorang warga sekitar yang ikut berjaga-jaga siapa tau pelaku melarikan diri dari dalam rumah.

Namun, setelah polisi melakukan penyisiran disetiap rumah bahkah hingga atap dan plapon yang diduga tempat digunakan oleh pelaku untuk bersembunyi, namun tidak menuaikan hasil. Walaupun begitu, warga penggunakan jalan lain, dan masih ramai melihat dari luar pagar halaman serta menanti apakah pelaku masih ada atau tidak, namun warga tidak percaya walaupun sudah dijelaskan bahwa pelaku sudah kabur.

Kapolres Mataram, AKBP I Nyoman Sukena, SiK, Kabag Ops, Kompol Tri Wahyu B, Kasat Sabhara, AKP Taufik, ikut melihat dari dekat tempat rumah yang menjadi sasaran aksi dipagi hari tersebut.

Para pelaku yang berhasil ditangkap oleh polisi dibantu oleh warga pada aksi pertama yaitu, Agus Harsito (28 ), Jalaluddin (30 ), Bambang (25) dan Ibrahim (30).

(Laporan : Joko | Mataram)

Bagikan :