Wagub Amin : Wisata Halal Tercermin pada Sikap dan Ahlak Kita

LOBAR – Wakil Gubernur (Wagub) NTB, H. Muh. Amin, menegaskan bahwa dalam mengelola pariwisata, perlu mengedepankan berbagai strategi dan kiat-kiat konstruktif. Termasuk bagaimana menyambut tamu dengan sikap dan perilaku yang penuh keramahan.

Pasalnya menurut Wagub Amin, wisata halal atau muslim friendly tourism, yang menjadi branding NTB saat ini, harus tercermin dari sikap dan akhlak warga NTB.

“Yang lebih penting lagi bahwa pembangunan pariwisata harus memiliki differensiasi, sehingga memiliki keunggulan di bandingkan dengan daerah lain,” kata Wagub Amin, saat meluncurkan dan meresmikan Desa Buwun Sejati sebagai desa wisata yang bertajuk alam terbuka di Desa Buwun, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (27/01/2018) kemarin.

Karena itu, Wagub Amin mengajak masyarakat untuk terus mempertahankan nilai-nilai budaya dan nilai keagamaan yang sejalan nilai-nilai yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

“Kebutuhan para wisatawan akan kenyamanan dan keamanan dalam berwisata secara menyeluruh merupakan indikator penting yang harus dikedepankan dalam wisata halal,” ungkap Wagub kelahiran Sumbawa itu.

Wagub juga menegaskan terobosan menjadikan Desa Buwun Sejati sebagai desa wisata ini sudah tepat. Karena desa ini memiliki potensi wisata alam yang sangat indah dan potensial, sehingga pengembangan desa wisata bertajuk wisata alam terbuka menjadi pilihan untuk pengembangannya.

“Pengembangan program Desa Wisata Buwun Sejati ini sangat relevan dengan potensi yang ada di kecamatan Narmada. Para pemimpin kita sebelumnya telah meletakkan dasar pondasi pengembangan pariwisata yang kuat. Sehingga sekarang target kita adalah 4 juta wisatawan di tahun 2018 dan Lombok Barat harus memberikan kontribusi,” ujarnya.

Saat ini dengan target 723.000 wisatawan di Kabupaten Lombok Barat, Desa Buwun Sejati juga harus mengambil peran untuk mendukungnya dengan menargetkan angka kunjungan wisatawan di tahun 2018. “Dengan berkembangnya pariwisata di wilayah ini, tentu akan berdampak positif bagi perkembangan sektor ekonomi kreatif lainnya bagi masyarakat, sehingga dengan sendirinya akan mendatangkan kesejahteraan,” pungkas Wagub.

Pada tempat yang sama, Kepala Desa Buwun Sejati Bambang Kurdi Sartono berharap, kedepan desa Buwun Sejati dapat bergegas menjadi desa mandiri berbasis wisata, sehingga apa yang kita hajatkan kedepan melalui bidang pariwisata di desa ini dapat meningkatkan kesejahtraan dan taraf ekonomi masyarakat.

Peresmian dan peluncuran desa Wisata Buwun Sejati ditandai pemukulan gong oleh Wagub NTB didampingi Bupati Lombok Barat, H. Muhammad Fauzan Halid. Hadir dalam peresmian, pejabat TNI dan Polri, Kadis Priwisata Lombok Barat, pemuka agama, tokoh masyarakat dan pelaku industri pariwisata di NTB.

(hms-ntb/mn-09/r3)