LOTENG – Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), terbilang lancar dan sukses. Termasuk agenda silaturrahim bersama Tuan Guru dan Pimpinan Ponpes se NTB, bertempat di Ponpes Qamarul Huda Bagu Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah, Kamis malam, 19 Oktober 2017.

Tiba di pondok pesantren (ponpes) Qamarul Huda Bagu Pringgarata Lombok Tengah (Loteng), Presiden Jokowi bersama rombongan disambut hangat pembina dan pengasuh ponpes Qamarul Huda TGH. LM. Turmudzi Badarudin atau yang dikenal Tuan Guru Bagu, bersama ribuan santri dan santriwati bahkan warga Nahdliyin yang telah sengaja menunggu sejak sore untuk melihat secara dekat kedatangan Presiden Jokowi.

Turut dalam rombongan mendampingi agenda silaturrahim Presiden Jokowi di Ponpes asuhan Musytasar PBNU TGH LM Turmudzi Badarudin ini, diantaranya Seskab Pramono Anung, Mentri Agama H Lukmanul Hakim Saifudin, Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi, Pangdam Udayana Mayjed TNI Komarudin Simanjuntak, Danren 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf, Kapolda NTB Brigjen Pol Firli. Hadir juga dalam silaturahmi para Tuan Guru dan Pimpinan Ponpes se NTB ini, Wakil Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri, Ketua PW NU NTB TGH Ahmad Taqiudin Mansyur, dan TGH Ma’arif Makmun Diranse.

Seperti biasa, Presiden Jokowi dalam setiap kunjungan selalu memberikan pertanyaan dan hadiah sepeda. Begitu juga kali ini, ribuan santri dan santriwati bahkan warga telah menanti lama mendapat keberuntungan hadiah sepeda langusng dari Presiden Jokowi.

Disela sambutannya, Presiden Jokowi memberikan pertanyaan kepada para santri yang siap menjawab dan diberikan hadiah sepeda jika menjawab pertanyaan dengan benar. Alhasil tiga pertanyaan yang di sampaikan dijawab dengan benar oleh tiga santri yang beruntung maju dan berdiri disamping Presiden. Sepeda yang bertuliskan Presiden RI Joko Widodo pun dibawa langsung oleh santri yang beruntung bisa menjawab.

Santri yang mendapat sepeda tersebut sangat bangga dan antusias. Suasana keakraban terlihat, membuat Presiden tertawa atas ulah santri usai menjawab pertanyaan.

Salah seorang santri yang sudah mampu menjawab pertanyaan, meminta untuk berfoto bersama Presiden Jokowi. “Saya mau berfoto bersama bapak Presiden tapi saya tidak punya HP,” kata santri itu, membuat Presiden Jokowi tertawa melihat tingkah santri tersebut. meski begitu Presiden Jokowi tetap memberikan santri itu hadiah sepeda. “Bagaimana bisa berfoto sama saya kalau HP kameranya tidak ada, ya sudah ambil sepedanya,” kata Presiden.

Usai acara barisan santri dan jamaah yang sudah memanjang mendapat bersalaman dengan Presiden Jokowi. Bahkan diberikan kesempatan untuk berfoto yang dibantu oleh Paspamres, sambil berjalan Presiden juga membagikan buku-buku yang sudah disiapkan dari dalam mobil.

(mn-05/r3)