PMII Kota Mataram Cabut Rekomendasi Samsul Rahman Sebagi Ketua PMII NTB

MATARAM – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Mataram mencabut rekomendasi yang diberikan Samsul Rahman sebagai ketua PMII NTB.

Pencabutan rekomendasi tersebut dilakukan karena diduga ketua PMII NTB tersebut telah melanggaran Peraturan Organisasi (PO) PMII.

Ketua PMII Kota Mataram M Shalihin mengatakan bahwa sesuai dengan PO untuk menjadi ketua PKC harus terlebih dahulu mengikuti Pelatihan Kader Lanjut (PKL), namun hal tersebut terindikasi atau diduga tidak pernah dilalui oleh Samsul Rahman.

“Kami, PMII Kota Mataram sebagai cabang asal dari ketua PMII NTB mencabut rekomendasi tersebut karena tidak pernah mengikuti PKL sebagai salah satu syarat menjadi ketua koordinator cabang (Ketua NTB),” ucap ketua PMII Kota Mataram M Shalihin, didampingi oleh sejumlah pengurus PMII Kota Mataram, Jumat (21/4/2017) sore.

Menurutnya bahwa PO yang diduga dilanggar sebagaimana tercantum atau telah diatur dalam pasal 11 ayat 1 tentang syarat-syarat menjadi ketua dan badan pengurus harian PKC.

Selain alasan tersebut, lanjut Shalihin, Ketua PKC PMII NTB tersebut juga dinilai telah gagal dalam melaksanakan atau mengurus struktural organisasi, hal ini dikarenakan setelah beberapa bulan berjalannya kepengurusan Samsul Rahman tidak pernah mengagendakan rapat dan evaluasi kepengurusan.

Selain itu ungkapnya, seharusnya ketua PMII NTB melaksanakan konsolidasi dengan seluruh cabang yang ada namun hal tersebut tidak dilakukan.

Sementara itu, ketua PKC PMII NTB, Samsul Rahman, ketika dikonfirmasi melalui pesan elektronik terkait dengan pencabutan rekomendasi tersebut tidak memberikan jawaban dan hanya menuliskan emoticon saja.

(jo/red)

Bagikan :