BPBD NTB Tetapkan Puskesmas Pelangan Tangguh Bencana

LOMBOK BARAT — Sebagai salah satu daerah dengan kerawanan bencana cukup tinggi, kesiapsiagaan untuk mengantisipasi terjadinya bencana di wilayah Lombok Barat bagian selatan perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi NTB (BPBD-NTB) menggelar pelatihan penanggulangan bencana di UPT BLUD Puskesmas Pelangan selama tiga hari, 4-6 Mei 2017.

Hal itu sebagai langkah mengingat kondisi wilayah kerja Puskesmas yang merupakan daerah terpencil yang rawan bencana, sehingga perlunya dibentuk Tim Siaga Bencana untuk mewujudkan Inovasi Puskesmas Tangguh Bencana. Di NTB sendiri, Puskesmas Pelangan menjadi Puskesmas Tangguh Bencana pertama di NTB.

Selain penanganan di bidang kesehatan, pelatihan ini diharapkan mampu menanggulangi penanganan bencana secara komperhensif serta mampu mencegah dan melindungi masyarakat dalam situasi darurat atau krtitis secara terencana, terpadu dan menyeluruh.

BPBD Provinsi NTB menjadikan Puskesmas Pelangan Tangguh Bencana ditinjau dari ancaman bencana yang ada dan kuantitas serta kualitas bencana. Dari hasil evaluasi penanganan respon, ternyata kualitas bencana lebih tinggi dari kualitas SDM, jelas H Ridho Ahyana Kepala Seksi Bidang Kesiapsiagaan BPBD NTB usai memberikan pelatihan bersama PMI Kab. Lombok Barat.

Ketimpangan tersebut menurutnya dikarenakan tenaga SDM puskesmas yang banyak tinggal di luar daerah kerja. Bencana banyak terjadi di luar jam kerja sehingga mengandalkan yang piket. Itu sebabnya kemarin kita ajak masyarakat serta perangkat desa pelangan berdasarkan juga ikut serta supaya mereka tahu penanggulangan bencana adalah tugas bersama pemerintah, dunia usaha dan masyarakat, tambahnya.

Sebagai informasi bisa menghubungi Hotline Puskesmas Pelangan di 08990008900 / 0817373700.

(asep/red)

Bagikan :