Pelatihan PKD ke-91 di LIA akan Digelar 18 Mei

LOMBOK TENGAH – Pelatihan Penanggulangan Keadaan Darurat dan Security Exercise adalah kegiatan yang sangat bermanfaat bagi Lombok Intemational Arport (LIA), untuk mengantisipasi keadaan darurat yang dapat terjadi kapan saja tanpa mengenal waktu.

“Kegiatan ini nantinya di gelar pada tanggal 18 Mei,” ungkap I Gusti Ngurah Ardita, GM Angkasa Pura I, Minggu (14/5/2017).

Kegiatan latihan pada 18 Mei itu, dijelaskan GM Angkasa Pura LIA, terbagi tiga tahap yaitu full scale fire fighting oulding fire, exercise dan aviation security exerose, simulasi ini digelar setiap dua tahun pada masing-masing bandara.

“Kegiatan ini sesuai dengan keputusan Menteri Perhubungan Nomor 301/V/2011 yang mewajibkan bahwa setiap dua tahun sekali sebuah Bandar Udara wajib melaksanakan penanggulangan keadaan darurat dengan tujuan untuk menguji kemampuan Airport Rescue and Fire kehandalan Fightinit dan juga Aviation Security,” jelasnya.

Gusti Ngurah Ardita juga menjelaskan kegiatan tersebut nantinya melibatkan personil Polres Loteng, Kodim 1620/Loteng, KP3U LIA, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram, Basarnas NTB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Loteng, PMI Loteng serta beberapa rumah sakit dan puskesmas sekitar LIA.

Menurutnya, kegiatan PKD dan Security Exertise Vane ke 91 ini nanti juga akan ada beberapa penerbangan yang mungkin terkena dampak dari kegiatan tersebut yaitu Garuda GA 7034 tujuan Sumbawa, citilink AZ 167 tujuan Jakarta, Wings Air M 1SS3 tujuan Denpasar, Bata Air ID 6957 tujuan Jakarta, Garuda GA 433 tujuan Jakarta dan Lion Airm 841 dari Ujung Pandang.

“Namun apabila 3 pesawat yaitu Garuda GA 7034 tujuan Sumbawa, Citlink AZ 167 tujuan Jakarta dan Wings Air IW 1853 tujuan Denpasar dapat berangkat pada pukul 10.00 Wita maka tidak terkena dampak dari penerbitan Notamp selama satu jam untuk pelatihan PKD dan Security Exercise ke 91 di LIA,” tandasnya.

(pino/red)

Bagikan :