LOMBOK TIMUR – Jumat (20/1/2017) setelah melakukan pencarian selama dua hari, akhirnya Tim SAR gabungan yang terdiri dari Tim Rescue Pos SAR Kayangan, Pol Air Kayangan, BPBD Kabupaten Lombok Timur, Babinsa Labuan Lombok, relawan Unit SAR Lombok Timur dan masyarakat setempat berhasil menemukan korban yang tenggelam di sungai Kampung Jati Lombok Timur.

Sebelumnya, pada Kamis sore (19/1/2017) sekitar pukul 15.45 Wita Basarnas Kantor SAR Mataram memerima laporan dari anggota Babinsa Labuan Lombok Mulyono, bahwa telah terjadi kecelakaan satu orang tenggelam terseret air bah di sungai Kampung Jati Lombok Timur.

Menurut informasi di lapangan, korban Rafa (8) asal Kampung Jati Labuhan Lombok kecamatan Pringgabaya Lombok Timur ini, pada saat kejadian korban bersama 3 teman lainnya sedang bermain di dekat sungai, tiba-tiba datang air bah menyapu mereka, ketiga teman-temannya berhasil menyelamatkan diri tetapi naas, Rafa ikut terseret air dan tenggelam.

Menindaklanjuti laporan tersebut Kantor SAR Mataram melalui Pos SAR Kayangan langsung menurunkan satu tim rescue ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

Basarnas beserta potensi SAR yang terlibat langsung melakukan pencarian dengan menyisiri aliran sungai Kampung Jati dari LKP hingga ke muara. Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet dan penyisiran manual secara pararel.

Saat pencarian pada hari pertama, koordinator Pos SAR Kayangan Putu Arga Sujarwadi, SH melaporkan tim terkendala jarak pandang krna air sungai yang keruh. Korban baru berhasil ditemukan pada hari kedua sekitar pukul 15.30 Wita.

Putu melaporkan ke Kantor SAR Mataram korban ditemukan dalam keadaan meninggal, jenazahnya mengapung di dekat pelabuhan kapal kayu di Kayangan Lombok Timur atau sekitar 5 kilo meter dari LKP. Korban dievakuasi selanjutnya dibawa ke Puskesmas Pringgabaya Lombok Timur.

Dengan telah ditemukannya korban, Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH menutup secara resmi operasi SAR tersebut. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi tersebut dikembalikan ke Kesatuannya masing-masing.

(asep/red)