Izin Hak Guna Usaha PT SAKP dan BPN Bima Digugat Warga ke PTUN

MATARAM – Tim advokasi dari Sasambo Law Office bersama dengan Lembaga Visi Indomesia NTB mendampingi warga Oi Ketumpa Kecamatan Tambora Bima mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Mataram.

Gugatan yang didaftarkan tersebut mewakili warga Oi Ketumpa Kecamatan Tambora Bima NTB yang memberikan kuasa untuk melakukan gugatan terhadap Hak Guna Usaha (HGU) yang saat ini sedang dipegang oleh PT Sanggar Agro Karya Persada (PT.SAKP).

Dalam gugatan yang didaftarkan tersebut dengan nomor perkara 165/G/2017/PTUN.MTR tertanggal 22-September 2017 tertulis terkait dengan perkara pertanahan.

Disampaikan oleh salah satu kuasa hukum warga, Nurdin SH, bahwa gugatan yang dilayangkan tersebut terkait dengan Hak Guna Usaha yang diterbitkan untuk PT Sanggar Agro Karya Persada.

“Gugatan yang kami layangkan ke PTUN ini dengan tergugat PT Sanggar Agro Karya Persada dan juga pihak BPN Bima”, ucapnya pada sejumlah wartawan, Jumat 22 September 2017.

Menurutnya bahwa lahan yang diberikan HGU kepada PT Sanggar Agro Karya Persada berada diatas tanah masyarakat karena masyarakat punya bukti berupa SPPT.

“Masyarakat sudah ada diatas tanah tersebut jauh sebelum dikeluarkannya HGU”, terangnya.

Karena itulah dalam gugatan yang dilayangkan ke PTUN tersebut pihaknya menggugat PT Sanggar Agro Karya Persada dan pihak BPN Bima karena selama ini ijin yang dikeluarkan untuk HGU lain peruntukannya. “Kami minta agar HGU tersebut dicabut”, tegasnya.

Sementara itu menurut ketua Lembaga Visi Indomesia wilayah NTB, M Isnaini, mengatakan bahwa dalam hal ini pihaknya hanya mendampingi warga untuk mendapatkan hak-haknya saja.

“Kami hanya mendapingi warga untuk mendapatkan haknya lewat jalur hukum”, ucapnya.

(mn-07/r3)