Massa Aksi saat lakukan unjukrasa

Mataram, MATARAMnews – Hingga batas waktu yang diberikan pada penghuni asrama untuk pindah ternyata para mahasiswa masih tetap bertahan. Namun, pemilik tanah asrama yang telah memberikan deadline waktu bagi penghuni untuk pindah akhirnya mengambil langkah berupa pembongkaran.

Pembongkaran yang dikawal oleh aparat keamanan tersebut sempat berjalan alot, pasalnya penghuni asrama menolak untuk pindah bahkan mereka juga menolak untuk mengeluarkan barang-barangnya, namun setelah satu persatu ruangan dibongkar, penguhuni dengan sukarela mengevakuasi barang-barang.

Salah seorang penghuni asrama yang diketahui bernama Dahlan menegaskan bahwa mereka tidak berani memutuskan untuk pindah namun mempersilahkan pembongkaran, tapi jangan sampai barang-barang ikut dihancurkan.

Sementara itu, pemilik lahan Mustari mengatakan bahwa pembongkaran ini dilakukan setelah batas tenggang waktu yang diberikan sudah habis.

Menurutnya, pemberian batas waktu sudah dilakukan sejak Rabu kemarin. Sedangkan, lahan seluas 10 are tersebut akan dibangun apa belum diketahui, sebab Mustari masih menunggu sertifikat tanah dari Rukun Keluarga Dompu (RKD) dan menyelesaikan pembangunan tahap kedua asrama Dompu yang masih 11 kamar lagi.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !