Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Nofarida, SH.MH.

Kasus Bansos Lobar ke Tingkat Penuntutan

Kajati NTB Masih Terbentur Perhitungan Kerugian Negara


Mataram, MATARAMnews – Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB hingga saat ini masih terbentur dengan perhitungan kerugian negara dalam menindaklanjuti kasus dugaan Bansos Lombok Barat 2009 agar bisa ditingkatkan ke Penuntutan. Pasalnya, hingga saat ini perhitungan kerugian negara yang ditimbulkan dalam kasus tersebut belum turun.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTB Nofarida SH.MH, mengatakan bahwa hingga saat ini masih menunggu perhitungan kerugian dari BPKP selain itu juga BAP ahli belum dilakukan.

“Mungkin hasil dari BPKP kalau tidak  besok, Senin dan Selasa sudah turun,; kata mantan Wakajati Banten ketika ditemui Selasa (13/3/2012) pagi.

Menurutnya, kalau sudah ada kejelasan perhitungan kerugian negara baru akan dilimpahkan ke tingkat penuntutan.

Diketahui kasus Bansos 2009 Lobar, dengan modus pemalsuan stempel dari lembaga atau yang seharusnya menerima bantuan. Bantuan dicairkan namun tidak sampai ke yang punya stempel.

Berdasarkan hasil penyidikan, yang harus bertanggung jawab baru tiga orang dan sudah ditetapkan statusnya menjadi tersangka. Namun hingga saat ini kejaksaan belum juga melakukan penahanan terhadap para tersangka yang juga pejabat di lingkup Pemda Lobar.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !