Warga Sembalun ditemui pasca bencana banjir bandang

Lotim, MATARAMnews – Peristiwa banjir bandang yang dialami dua kecamatan di Lombok Timur (Lotim), yaitu kecamatan Sambelia dan Sembalun, menimbulkan kerugian material terhadap korban yang tidak sedikit. Masyarakat yang menjadi korban mulai menghitung kerugian materialnya.

Salah satu warga korban banjir bandang, sebut saja tokoh masyarakat pengelola koperasi tani desa, Darwinti, saat ditemui media ini (19/3/2012), mengatakan “Kondisi masyarakat korban akibat banjir bandang disini masih belum membaik karena trauma atas kejadian itu. Banjir bandang telah menghantam persawahan dan pemukiman warga, lahan pertanian rusak parah, belum lagi ratusan ternak sapi mati. Bahkan sebagian rumah warga atapnya mengalami rusak parah dan ada yang sempat di ungsikan”.

“Setelah kami data warga masyarakat yang menjadi korban akibat musibah itu, dengan kerugian masing-masing warga diperkirakan mencapai kurang lebih 60 jutaan rupiah,” bebernya.
Sedangkan, lanjutnya, dari sembilan rumah adat yang juga terkena hantaman banjir bandang. hanya dua yang masih tersisa, yang lainnya rusak parah. Untuk sekolah dan madrasah juga mengalami kerusakan dibagian atap dan temboknya.

Sementara masyarakat bersama tim bantuan yang diturunkan pemerintah dengan siaga memperbaiki jalan dan jembatan-jembatan yang rusak, karena akses jalan dan jembatan tersebut merupakan satu-satunya yang bisa dilewati.

“Ada tiga jambatan yang rusak dan baru dua yang bisa di perbaiki dengan darurat, yang dibuat dari pohon kelapa dan kayu lainnya, sehingga pada hari senin (19/3/2012) sore  jambatan tersebut sudah mulai bisa di lewati oleh kendaraan, baik yang mengangkut bantuan maupun lainnya, seperti jaur sembalun yang menghubungkan menuju Aikmel,” ungkapnya.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !