Dompu, MATARAMnews – Kinerja Aparat Kepolisian Resor (Polres) Dompu mendapat sorotan tajam dari Komunitas Pembela Islam (KPI,red). Organisasi yang aktif di bidang sosial kemasyarakatan ini menyinggung konsistensi polisi mengungkap dan menyelesaikan persoalan judi togel sesuai dengan janji Kapolres Dompu yang baru AKBP Beni Basri lalu.

‘’Polisi jangan hanya mengumbar janji palsu,’’ ujar Presidium KPI Ikhsanul Arifin kemarin. Menurutnya, masyarakat Dompu saat ini tengah dilanda penyakit ketergantungan judi tebak angka akibat tidak adanya tindakan serius yang dilakukan Polres Dompu.

Persoalan togel di daerah Dompu saat ini sangat menghawatirkan. Penyakit ketergantungan ini sudah menjangkit anak-anak dibawah umur hingga tua jompo. Keseriusan polisi untuk mengungkap Bandar besar togel sangat dituntut sebelum dampak negatifnya memperbanyak daftar kasus yang harus ditangani oleh Polisi.

‘’Hasil survey kami, kasus KDRT meningkat akibat togel. Itupun diakui pihak Polres Dompu,’’ tukas Ikhsanul. Ia berharap polisi tidak terfokus oleh penanganan beberapa kasus  saja melainkan juga harus berkonsentrasi menghapus Togel di Dompu karena sudah meresahkan.

KPI menuding polisi tidak memiliki taring untuk memberantas togel karena diduga merupakan bagian dari pendapatan asli mereka. Ia meminta kapolres Dompu agar segera mengambil langkah menuntaskan pemberantasan kupon putih sebelum pihak KPI bersama masyarakat lainnya melakukannya.

‘’jangan sampai kita yang bergerak dituding anarkis, kami sudah menunggu terlalu lama tapi tidak ada tindakan tegas dari polisi,’’ tegas Ikhsanul geram.

Selain KPI, Forum Pemuda Peduli Rakyat (FPPR,red) yang melakukan aksi demonstrasi di persimpangan simpasai kemarin juga menuntut pemberantasan togel dari aparat polisi.  Judi kupon putih selain merugikan masyarakat juga telah merugikan pemerintah.

‘’Bos besar togel adalah orang luar, jadi banyak uang Dompu yang dirampas melalui togel ini,’’ ujar Arujin koordinasi aksi. Ia memberi waktu polisi untuk mengungkap dan memberantas togel dalam waktu 5 hari kedepan. Apabila tidak di respon pihaknya akan melakukan razia bersama masyarakat.

‘’Polisi cuma berani menilang motor tanpa surat lengkap, tapi kalau giliran togel satu orangpun tak ada polisi yang bernyali,’’ tukasnya dalam orasi.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !